Daerah  

Jalan Batutulis Bogor Kini Dibuka 24 Jam, Pemkot Minta Warga Jaga Fasilitas

WhatsApp Image 2026 11 01 at 00.40.24 1
Trase baru Jalan Saleh Danasasmita atau Jalan Batutulis di Kota Bogor resmi dibuka untuk umum selama 24 jam. Dok: Istimewa

DINEWS.ID — Warga Kota Bogor kini bisa melintasi trase baru Jalan Saleh Danasasmita atau Jalan Batutulis selama 24 jam. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi membuka akses jalan tersebut secara penuh untuk umum pada Sabtu, 31 Oktober 2026, setelah melewati serangkaian tahapan uji coba.

WhatsApp Image 2026 11 01 at 00.40.27 1

Pembukaan akses tanpa pembatasan waktu ini menjadi kabar penting bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan Batutulis dan sekitarnya. Jalur baru tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas sekaligus mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.

Namun, ada pesan yang ikut disampaikan Pemkot Bogor setelah akses jalan dibuka. Masyarakat diminta tidak hanya memanfaatkan fasilitas tersebut, tetapi juga ikut menjaga kondisi jalan agar tetap aman, bersih, dan nyaman digunakan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan trase baru Jalan Batutulis. Menurutnya, pembukaan penuh selama 24 jam dilakukan setelah melalui proses pembangunan dan uji coba untuk memastikan kelancaran serta keamanan lalu lintas.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses pembangunan dan uji coba yang ketat, hari ini Jalan Trase Batutulis resmi dibuka penuh 24 jam untuk masyarakat. Kami mempersembahkan infrastruktur ini untuk kelancaran mobilitas warga Kota Bogor,” ujar Dedie, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Ia berharap keberadaan jalur tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Kemudahan akses transportasi juga diharapkan memberi dampak positif bagi aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.

Pemkot Ingatkan Bahaya Vandalisme

Di balik dibukanya akses jalan selama sehari penuh, Pemkot Bogor mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas publik. Infrastruktur yang telah dibangun dengan kerja bersama membutuhkan kepedulian masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Dedie secara khusus meminta warga tidak melakukan vandalisme, seperti mencoret-coret dinding maupun merusak fasilitas jalan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Setelah fasilitas tersedia dan digunakan masyarakat, kepedulian warga juga diperlukan untuk menjaga agar kondisinya tetap baik.

“Namun, mari kita jaga dan rawat bersama fasilitas publik ini. Jangan sampai ada aksi vandalisme seperti corat-coret dinding atau merusak fasilitas jalan yang sudah dibangun dengan kerja keras bersama,” katanya.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari pembukaan trase baru Jalan Batutulis. Sebab, fasilitas umum yang terawat bukan hanya membuat kawasan terlihat lebih baik, tetapi juga mendukung kenyamanan masyarakat yang melintas setiap hari.

Konstruksi dan Drainase Jadi Perhatian

Selain mengajak masyarakat menjaga fasilitas, Pemkot Bogor juga menekankan pentingnya keselamatan pengendara ketika menggunakan jalur tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menjelaskan bahwa aspek teknis dan keamanan konstruksi telah diperhitungkan dalam pembangunan trase baru.

Menurut Juniarti, kualitas konstruksi dan sistem drainase menjadi bagian yang dimaksimalkan agar jalan lebih kokoh dan aman digunakan.

“Dari sisi teknis, kami telah memaksimalkan kualitas konstruksi dan sistem drainase agar lebih kokoh dan aman,” jelasnya.

Meski demikian, kondisi jalan yang telah dibangun dengan memperhatikan aspek teknis bukan berarti pengendara bisa mengabaikan keselamatan. Setiap pengguna jalan tetap perlu menyesuaikan kecepatan dan memperhatikan situasi selama perjalanan.

Juniarti mengimbau pengendara sepeda motor maupun mobil agar tetap berhati-hati ketika melintasi trase baru tersebut.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi jalan dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan terlalu tinggi.

Imbauan ini berlaku bagi seluruh pengendara yang menggunakan akses tersebut, baik untuk perjalanan harian maupun aktivitas lainnya.

Dibuka 24 Jam, Keselamatan Tetap Jadi Prioritas

Dengan beroperasinya trase baru Jalan Batutulis selama 24 jam, masyarakat kini memiliki akses yang dapat digunakan sepanjang hari. Kebijakan pembukaan penuh ini diharapkan mempermudah mobilitas warga tanpa harus menyesuaikan perjalanan dengan pembatasan waktu akses.

Pemkot Bogor berharap kemudahan tersebut dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Pengendara diminta tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengatur kecepatan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Sementara itu, masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan jalan diajak ikut menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Pembukaan jalan selama 24 jam pada akhirnya bukan hanya tentang tersedianya jalur baru, tetapi juga bagaimana fasilitas tersebut dapat digunakan dan dirawat bersama.

Pemkot Bogor telah membuka aksesnya untuk masyarakat. Kini, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kepedulian menjaga fasilitas publik menjadi bagian penting agar trase baru Jalan Batutulis tetap nyaman dimanfaatkan oleh warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *