DINEWS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan memberikan perpanjangan waktu bagi ByteDance untuk menyelesaikan penjualan aset TikTok di dalam negeri jika kesepakatan tidak tercapai pada tenggat 19 Juni mendatang.
“Saya ingin melihatnya selesai,” kata Trump dalam wawancara dengan NBC News, yang disiarkan dalam program Meet the Press with Kristen Welker, Jumat (3/5/2025), seperti dikutip Nikkei Asia.
Trump menilai TikTok memiliki peran dalam memenangkan hati pemilih muda pada pemilu presiden 2024. “TikTok, sangat menarik, tetapi akan dilindungi,” ujarnya.
Pemerintah AS sebelumnya telah dua kali menunda penerapan larangan terhadap TikTok, aplikasi berbagi video pendek yang digunakan sekitar 170 juta warga AS. Larangan tersebut, yang diamanatkan Kongres, seharusnya mulai berlaku pada Januari.













