Demam Striker Norwegia, Ratusan Bayi Baru Lahir di Peru Diberi Nama Haaland

WhatsApp Image 2026 07 11 at 18.33.30
Striker Norwegia, Erling Haaland. Foto: Istimewa

DINEWS.ID – Performa impresif Erling Haaland di Piala Dunia 2026 tak hanya mencuri perhatian pecinta sepak bola. Di Peru, popularitas penyerang Norwegia itu bahkan memicu tren unik, dengan ratusan orang tua menamai bayi mereka “Haaland” dan “Erling Haaland”.

Demam Erling Haaland kini merambah hingga ke akta kelahiran. Di Peru, ratusan bayi yang baru lahir tercatat menggunakan nama penyerang Norwegia tersebut sebagai bentuk kekaguman orang tua terhadap sang bintang sepak bola.

Dilansir dari France 24, data registrasi identitas nasional Peru menunjukkan sebanyak 468 bayi baru lahir diberi nama Haaland, sementara 91 bayi lainnya menggunakan nama lengkap Erling Haaland.

Juru bicara registrasi identitas nasional Peru, Ivan Torres, mengatakan tren tersebut menunjukkan besarnya pengaruh bintang sepak bola terhadap masyarakat Peru.

Bintang sepak bola menjadi inspirasi warga Peru untuk mendaftarkan anak-anak mereka dengan nama-nama ini. Haaland juga orang Peru,” ujar Torres.

Fenomena tersebut terjadi di tengah performa gemilang Haaland pada Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 25 tahun itu telah mengoleksi tujuh gol dari lima pertandingan bersama Norwegia.

Pada laga babak 16 besar, Haaland juga menjadi aktor utama kemenangan Norwegia atas Brasil setelah mencetak dua gol yang membawa timnya melaju ke perempat final.

Popularitas Haaland pun kini sejajar dengan sejumlah ikon sepak bola dunia yang lebih dulu menjadi inspirasi nama bayi di Peru.

Berdasarkan data registrasi, nama Messi telah digunakan oleh 3.402 anak, sementara Ronaldo dipakai oleh 1.185 bayi. Nama Yamal juga mulai populer dengan 1.241 pengguna.

Namun, Neymar masih menjadi nama pesepak bola paling banyak digunakan di Peru. Hingga kini, sebanyak 33.809 anak tercatat menggunakan nama megabintang asal Brasil tersebut.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana pencapaian pesepak bola di panggung internasional tak hanya berdampak di dalam lapangan, tetapi juga memengaruhi tren budaya populer, termasuk dalam pemilihan nama anak. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *