Daerah  

Cekcok Viral di Mall BTM Bogor Berakhir Damai, Anggota Brimob dan Staf Toko Saling Memaafkan

Proses mediasi dan penyelesaian damai antara anggota Brimob dan staf toko Tuan Muda Handphone di Mall BTM Bogor.
Proses mediasi dan penyelesaian damai antara anggota Brimob dan staf toko Tuan Muda Handphone di Mall BTM Bogor. Dok: Istimewa

DINEWS.ID – Perselisihan yang sempat memicu keributan dan viral di media sosial di kawasan Bogor Trade Mall (BTM), Kota Bogor, akhirnya berakhir damai. Kedua pihak yang terlibat sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan melalui proses mediasi pada Rabu, 4 November 2026.

Mediasi berlangsung di Pos Keamanan Basement Mall BTM dengan menghadirkan Muhammad Indra Pratama, staf toko Tuan Muda Handphone, dan Putu Eka Juliawan, anggota Brimob dari Kedung Halang.

Proses penyelesaian dipimpin langsung oleh Chief Security Mall BTM, Yance Wiyanto. Pertemuan tersebut juga disaksikan perwakilan manajemen Mall BTM, unsur Brimob, media, perwakilan pemilik toko, serta jajaran penghuni tenant lantai dua.

WhatsApp Image 2026 11 04 at 14.10.38

Kesepakatan damai ini menjadi akhir dari perselisihan yang sebelumnya menarik perhatian publik setelah rekaman cekcok keduanya beredar di media sosial.

Kedua Pihak Sepakat Saling Memaafkan

Chief Security Mall BTM, Yance Wiyanto, mengatakan proses mediasi menghasilkan kesepakatan antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan tanpa memperpanjang perselisihan.

Menurutnya, kedua pihak telah menyampaikan sikap masing-masing dan sepakat saling memaafkan atas kesalahpahaman yang terjadi.

“Hasil dari proses mediasi ini, kedua belah pihak sepakat saling memaafkan atas kesalahpahaman yang terjadi dan telah menandatangani surat pernyataan damai bersama,” ujar Yance Wiyanto di lokasi, Rabu, 4 November 2026.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan damai yang ditandatangani oleh kedua pihak. Dengan demikian, penyelesaian dilakukan melalui jalur kekeluargaan dengan disaksikan sejumlah pihak terkait.

WhatsApp Image 2026 11 04 at 14.10.23

Anggota Brimob Sampaikan Permintaan Maaf di Lokasi Kejadian

Setelah proses mediasi dan penandatanganan surat kesepakatan damai selesai, Putu Eka Juliawan bersama pihak terkait menuju tenant lantai dua Mall BTM.

Lokasi tersebut merupakan tempat terjadinya cekcok yang sebelumnya menjadi perhatian publik.

Kedatangan Putu bertujuan menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara langsung kepada pihak toko. Langkah tersebut dilakukan untuk menyelesaikan persoalan di tempat kejadian dan memulihkan suasana setelah rekaman insiden beredar luas di media sosial.

Di hadapan pihak toko, Putu menyampaikan permintaan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi.

“Saya meminta maaf secara langsung atas kesalahpahaman yang terjadi di lokasi ini,” ungkap Putu Eka Juliawan saat menyampaikan klarifikasi di area tenant.

Permohonan maaf tersebut diterima oleh Muhammad Indra Pratama selaku staf toko yang terlibat dalam perselisihan.

Perselisihan Diselesaikan Tanpa Tuntutan Lanjutan

Suasana penyelesaian kemudian ditutup dengan berjabat tangan antara kedua belah pihak. Momen tersebut menjadi penanda bahwa perselisihan yang sempat viral telah diselesaikan melalui kesepakatan bersama.

Kedua pihak juga memastikan tidak ada tuntutan lanjutan di kemudian hari sebagaimana tertuang dalam kesepakatan damai yang telah ditandatangani.

Proses mediasi yang melibatkan manajemen pusat perbelanjaan dan unsur terkait tersebut mempertemukan kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan secara langsung.

Berakhirnya insiden ini sekaligus mengakhiri polemik yang sebelumnya berkembang di media sosial. Kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat tidak memperpanjang perselisihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *