Benahi BUMD, Rudy Susmanto Gandeng Pihak Independen, Yusfitriadi: Langkah Bupati Tepat dan Progresif

Rudy Susmanto
Benahi BUMD, Rudy Susmanto Gandeng Pihak Independen, Yusfitriadi Langkah Bupati Tepat dan Progresif. Foto: Istimewa.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui kondisi obyektif posisi dan kondisi BUMD dalam aspek tata kelola keuangan, manajemen kelembagaan dan perencanaan untuk mengembangkan potensi (bisnis plan).

Audit eksternal yang sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu oleh salah satu Kantor Akuntan Publik (KAP), dengan fokus tata kelola keuangan sejak tahun 2020-2024, menunjukkan hasil dalam 4 kondisi:

1. Mengalami laba setiap tahun, namun tanpa mempertimbangkan penyertaan modal. Kondisi ini dialami oleh BUMD Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Perumda Pasar Tohaga dan LKM Bogor.

2. Mengalami penurunan laba hingga merugi. Kondisi ini dialami oleh BUMD BPRS Bogor Tegar Beriman dan BPRS Bogor Jabar. Di mana beberapa tahun mengalami laba, namun pada akhir tahun 2024 mengalami kerugian signifikan.

3. Mengalami kerugian sepanjang tahun 2020 sampai 2024. Kondisi ini dialami oleh BUMD Sayaga Wisata.

4. Terus merugi hingga terancam kolaps. Kondisi ini dialami oleh BUMD Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE).

Selain Bupati Bogor melakukan audit eksternal di atas, pihaknya juga melakukan kajian penyusunan dokumen rencana pengembangan potensi BUMD yang melibatkan pihak eksternal, yakni Visi Nusantara Maju bekerja sama dengan BAPPEDA LITBANG Kabupaten Bogor.

Hasil kajian tersebut diserahkan langsung oleh Yusfitriadi kepada Bupati Bogor pada tanggal 8 Oktober 2025. Di mana kajian tersebut menggunakan 4 pendekatan di antaranya, pendekatan deskriptif kualitatif, pendekatan studi kasus, pendekatan analisis kuantitatif dan pendekatan integrasi data.

Selain itu, kajian tersebut juga menggunakan 3 indikator. Yakni indikator penilaian dan instrumen SDM, indikator penilaian dan instrumen aset dan indikator penilaian dan instrumen bisnis plan.

Benahi BUMD Rudy Susmanto Gandeng Pihak Independen Yusfitriadi Langkah Bupati Tepat dan Progresif 2 scaled

“Karena kajian ini lebih berorientasi kepada kualitatif, walaupun bersumber dari data yang diambil secara kuantitatif, maka hasilnya sangat banyak variannya,” jelas Yustfitriadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *