DINEWS.ID – Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, masih terpantau tinggi pada libur akhir pekan. Berdasarkan data pergerakan kendaraan dari gerbang penghitungan (counting gate) Tol Ciawi hingga Minggu (21/6/2026) pukul 16.00 WIB, puluhan ribu kendaraan roda dua maupun roda empat tercatat melintas menuju kawasan wisata tersebut.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, mengatakan kendaraan yang bergerak dari arah Jakarta menuju Puncak masih mendominasi lalu lintas dengan total 21.886 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang turun dari Puncak menuju Jakarta tercatat sebanyak 19.508 unit.
“Volume kendaraan yang menuju Puncak masih lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang turun ke arah Jakarta,” ujar Ardian, Minggu (21/6/2026).
Meski demikian, jumlah kendaraan yang naik ke Puncak mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya. Hingga pukul 16.00 WIB, tercatat penurunan sebanyak 3.998 kendaraan.
Sebaliknya, arus kendaraan yang turun dari Puncak menuju Jakarta mengalami peningkatan. Jumlah kendaraan yang kembali ke arah ibu kota bertambah 3.291 unit dibandingkan hari sebelumnya.
Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way).
“Pada pukul 10.30 WIB hingga 11.45 WIB diberlakukan one way arah atas. Kemudian sejak pukul 11.45 WIB hingga saat ini masih diberlakukan one way arah bawah,” kata Ardian.
Menurutnya, pemberlakuan one way arah bawah dilakukan karena volume kendaraan yang kembali dari kawasan Puncak menuju Jakarta mulai meningkat dan berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah titik.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintas di Jalur Puncak untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami mengimbau pengendara untuk menjaga kecepatan, tidak memaksakan diri saat lelah, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan. Ikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” pungkas Ardian. (Yis)













