Daerah  

Jalan Saleh Danasasmita Diuji Besok, Bogor Kebut Persiapan Porprov 2026

WhatsApp Image 2026 10 26 at 18.13.59
Trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kota Bogor. Dok: Istimewa

DINEWS.ID – Akses baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kota Bogor, mulai diuji coba Selasa (27/10/2026) siang. Pembukaan jalur ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Bogor untuk memastikan mobilitas warga dan akses menuju lokasi pertandingan siap digunakan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Uji coba tersebut akan menerapkan skema dua jalur berlawanan selama kurang lebih satu bulan. Dalam periode itu, pemerintah akan memantau kondisi lalu lintas sekaligus mengevaluasi berbagai kemungkinan kendala sebelum jalur digunakan secara lebih luas.

WhatsApp Image 2026 10 26 at 18.13.57

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan pembukaan akses dilakukan sebelum masa kontrak pekerjaan berakhir pada 29 Oktober 2026. Dengan begitu, evaluasi kondisi jalan dapat dilakukan sejak awal, termasuk untuk mengetahui kekurangan yang masih perlu dibenahi.

“Insyaallah besok siang kita mulai membuka akses uji coba dua jalur berlawanan di trase baru Jalan Saleh Danasasmita. Kita lakukan uji coba selama kurang lebih satu bulan ke depan sambil memonitor dan memetakan apakah ada kendala (obstacle) atau kekurangan,” ujar Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, Senin (26/10/2026).

Informasi tersebut juga disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bogor. Pemkot menyebut uji coba dilakukan untuk memastikan kesiapan akses menuju salah satu venue Porprov 2026 yang berada di Kecamatan Bogor Selatan. <Cite refs={[“turn872448search0”]}/>

Rambu, Marka, dan Penerangan Jadi Perhatian

Sebelum jalur baru dibuka untuk uji coba, Pemkot Bogor melakukan koordinasi dengan Satlantas Polresta Bogor Kota dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Persiapan tersebut mencakup kelengkapan marka jalan, rambu petunjuk, penerangan jalan umum (PJU), serta aspek keselamatan pengguna jalan. Seluruh unsur itu perlu dipastikan agar skema lalu lintas dua arah dapat berjalan dengan baik selama masa pengujian.

Uji coba selama sekitar satu bulan juga menjadi kesempatan untuk melihat kondisi nyata di lapangan. Hasil pemantauan akan digunakan untuk memetakan kemungkinan hambatan dan menentukan bagian yang masih membutuhkan penyesuaian.

Dengan demikian, pembukaan trase baru tidak hanya berorientasi pada tersedianya jalur alternatif, tetapi juga pada kesiapan jalan untuk mendukung aktivitas warga sehari-hari.

Apabila masa uji coba berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala teknis berarti, peresmian jalur baru tersebut direncanakan berlangsung pada November 2026. Dedie menyebut Gubernur Jawa Barat dijadwalkan meresmikannya sekitar 20 November mendatang.

“Jika tidak ada halangan, rencananya sekitar tanggal 20 November, Gubernur Jawa Barat akan meresmikan trase baru ini secara langsung,” jelas Dedie.

Konstruksi Jalan dan Drainase Terus Diperiksa

Selain kelancaran lalu lintas, kondisi fisik jalan juga menjadi perhatian Pemkot Bogor, terutama setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras.

Dedie mengatakan laporan dari lapangan menunjukkan kualitas konstruksi trase baru relatif sangat baik dan terlihat kokoh. Meski demikian, penyempurnaan saluran air masih dilakukan agar aliran drainase tersambung dengan saluran pembuangan yang sudah ada.

Sebelumnya, sempat terjadi genangan karena saluran drainase baru belum sepenuhnya terkoneksi dengan saluran lama. Menurut Dedie, penyelesaian sambungan drainase tersebut ditargetkan dilakukan pada Senin, 26 Oktober 2026.

“Dari laporan di lapangan, kualitas konstruksinya relatif sangat baik dan terlihat kokoh. Kemarin memang sempat ada genangan air karena ada saluran drainase baru yang belum sepenuhnya terkoneksi dengan pembuangan lama, hari ini diselesaikan. Terkait rel dan underpass, saya juga berkoordinasi langsung dengan Dirjen Perkeretaapian agar selaras dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Barat,” terangnya.

Koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian juga menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan kawasan rel dan underpass Batutulis berjalan selaras dengan kebutuhan infrastruktur di sekitarnya.

Sebelumnya, Pemkot Bogor telah menyampaikan bahwa pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita dilengkapi jalur pedestrian dan penataan ruang terbuka hijau di kawasan Leuweung Batutulis. Pembangunan fisik dimulai pada Mei 2026 dengan target pengerjaan hingga akhir Oktober. <Cite refs={[“turn872448search13″,”turn872448search2”]}/>

Akses Jalan Jadi Bagian Persiapan Porprov

Pembukaan trase baru Jalan Saleh Danasasmita menjadi bagian dari persiapan Kota Bogor sebagai salah satu tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7-20 November 2026, dengan Kota Bogor menjadi salah satu wilayah penyelenggara bersama Kota Bekasi dan Kota Depok. <Cite refs={[“turn872448search7”]}/>

Bagi pemerintah daerah, kesiapan menyambut ajang olahraga tidak hanya berkaitan dengan fasilitas pertandingan. Akses menuju venue, kondisi jalan, kelancaran lalu lintas, serta keamanan pengguna jalan juga menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas atlet, ofisial, dan masyarakat.

Pemkot Bogor menyiapkan 25 venue pertandingan di dalam wilayah kota, sementara delapan venue lainnya berada di luar wilayah Kota Bogor. Dengan demikian, total venue yang disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan mencapai 33 lokasi, sesuai keterangan yang disampaikan Dedie.

Selain kesiapan infrastruktur, Kota Bogor juga membidik target 100 medali emas dalam ajang tersebut. Dedie menegaskan bahwa para atlet perlu mempersiapkan diri dan membangun mental juara agar target prestasi dapat diupayakan secara maksimal.

“Yang pasti Pemerintah Kota Bogor menyiapkan sekitar 25 venue di dalam wilayah Kota Bogor dan 8 venue di luar wilayah. Kita betul-betul menyiapkan diri, memastikan mental juara, dan membidik 100 emas sebagai target utama. Pembenahan aksesibilitas kota seperti trase jalan ini tentu sangat penting untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian Porprov mendatang,” tegas Dedie.

Dengan dimulainya uji coba pada Selasa siang, perhatian berikutnya tertuju pada kelancaran skema dua arah, kesiapan fasilitas keselamatan, dan penyelesaian bagian infrastruktur yang masih perlu disempurnakan.

Evaluasi selama satu bulan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kesiapan trase baru Jalan Saleh Danasasmita sebelum peresmian yang direncanakan pada November. Di tengah persiapan Porprov, jalur ini juga diharapkan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat di kawasan Batutulis dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *