Daerah  

Kelurahan Curug Mekar Kejar Target, 2 Proyek Strategis Dibidik Rampung Desember 2026

WhatsApp Image 2026 10 26 at 16.34.11
Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Dok: Istimewa

DINEWS.ID — Pemerintah Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, terus mematangkan pengerjaan dua proyek infrastruktur publik yang ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Kedua proyek tersebut meliputi pembangunan sarana olahraga Mini Soccer Park dan revitalisasi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Yasmin.

Pembangunan dua fasilitas itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan sarana publik yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat. Saat ini, pengerjaan Mini Soccer Park yang berada di samping SMAN 10 Bogor dan penataan Pos Damkar di RW 04 masih berlangsung.

Lurah Curug Mekar, Yudi Cundiana, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan pemantauan langsung bersama pelaksana proyek dan unsur Kejaksaan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Progres pembangunan kedua proyek itu dipaparkan Yudi dalam agenda silaturahmi dan dialog kewilayahan bersama jajaran Kecamatan Bogor Barat, Dinas Sosial Kota Bogor, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta Sekretaris Jenderal PWI Kota Bogor, Syarif Hidayatullah, Senin, 26 Oktober 2026.

“Saat ini pengerjaan sarana olahraga Mini Soccer di samping SMAN 10 Bogor dan penataan Pos Damkar di RW 04 sedang berlangsung. Kami meninjau langsung di lapangan bersama pihak pelaksana dan Kejaksaan untuk memantau progresnya. InsyaAllah sesuai jadwal dan SOP, kedua proyek strategis ini ditargetkan tuntas bersamaan pada akhir Desember 2026 mendatang,” ujar Yudi Cundiana.

Target penyelesaian pada penghujung tahun tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang tengah dikawal pemerintah kelurahan. Dengan pemantauan di lapangan, perkembangan pembangunan dapat diketahui secara langsung selama proses pengerjaan berlangsung.

Di luar pembangunan infrastruktur, Curug Mekar juga memiliki aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup beragam. Berada di kawasan strategis Yasmin, wilayah ini mencatat 1.085 unit usaha aktif berdasarkan data sistem Online Single Submission (OSS) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 742 unit merupakan usaha mikro, 289 unit usaha kecil, dan 54 unit usaha menengah. Data itu menunjukkan besarnya aktivitas usaha yang berkembang di wilayah Curug Mekar, mulai dari skala mikro hingga menengah.

Pertumbuhan aktivitas ekonomi tersebut turut diikuti upaya penataan kawasan, khususnya di sekitar RS Hermina. Pemerintah kelurahan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan LPM telah melayangkan Surat Peringatan (SP) 1 hingga 3 kepada 34 Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan tersebut.

Para pedagang diarahkan untuk menempati lapak resmi di Pojok Kuliner agar kegiatan berjualan tidak menggunakan trotoar. Dalam keterangan yang disampaikan, mayoritas pedagang tersebut berasal dari luar Bogor.

Penataan ini menjadi salah satu langkah yang dilakukan pemerintah kelurahan dalam mengatur aktivitas perdagangan di ruang publik. Di sisi lain, keberadaan Pojok Kuliner menjadi lokasi yang diarahkan bagi para pedagang agar tidak mengokupasi trotoar di sekitar rumah sakit.

Curug Mekar sendiri memiliki luas wilayah sekitar 208 hektare. Wilayah ini dihuni 11.724 jiwa atau 3.876 kepala keluarga yang tersebar di 59 rukun tetangga (RT) dan 10 rukun warga (RW).

Karakter permukimannya terdiri dari lima kawasan perumahan dan lima kawasan kampung. Keberagaman lingkungan tersebut menjadi bagian dari gambaran kehidupan masyarakat di Curug Mekar, yang mencakup kawasan perumahan maupun permukiman kampung.

Selain pembangunan yang didukung pemerintah, partisipasi masyarakat melalui swadaya juga menjadi salah satu hal yang menonjol. Sejumlah fasilitas, seperti gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Posyandu, tempat ibadah, hingga sarana olahraga di RW 05, RW 07, dan RW 09, disebut berhasil direalisasikan melalui swadaya warga tanpa bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Keterlibatan warga tersebut memperlihatkan adanya kontribusi masyarakat dalam mendukung kebutuhan lingkungan. Pembangunan fasilitas secara swadaya menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan bersama di tingkat wilayah.

Dari sisi fasilitas publik, Curug Mekar memiliki sejumlah sarana pendidikan dan layanan masyarakat. Di antaranya SDN Curugmekar 2 dan 3, SMAN 10 Bogor, sekolah menengah kejuruan (SMK), serta Bogor Hotel Institute (BHI).

Wilayah ini juga didukung keberadaan RS Hermina, puskesmas pembantu (Pustu), 10 Posyandu, dan puluhan rumah ibadah. Berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari sarana yang tersedia bagi masyarakat di kawasan Curug Mekar.

Capaian lainnya datang dari bidang lingkungan hidup. Wilayah RW 09 Curug Mekar berhasil masuk enam besar dalam kompetisi Bogorku Bersih tingkat Kota Bogor untuk kategori Perumahan Teratur.

Keikutsertaan tersebut melengkapi berbagai perkembangan di wilayah Curug Mekar, mulai dari pembangunan fasilitas publik, aktivitas ekonomi masyarakat, hingga partisipasi warga dalam kegiatan lingkungan.

Dengan target penyelesaian Mini Soccer Park dan revitalisasi Pos Damkar Unit Yasmin pada akhir Desember 2026, pemerintah kelurahan masih memiliki pekerjaan untuk memastikan kedua proyek berjalan sesuai jadwal. Sementara itu, penataan PKL, pengembangan aktivitas usaha, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian lain dari dinamika pembangunan di Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *