“Bisa jadi kadang kan sapi dikencar di TPS, di tempat-tempat tidak bersih itu ternyata terkontaminasi dengan cacing hati dan ini yang menjadi perhatian kita supaya masyarakat waspada dalam mengkonsumsi daging,” terangnya.
“Artinya ke depan tentu pembelian daging kurban atau pengkonsumsian rutin betul-betul harus dimasak dengan baik. Takutnya sumber sapinya ini bukan dari feedlot. Kalau dari feedlot kan makannya konsentrat, kalau makannya di tempat sampah kan banyak. Ada macam-macam. Nah itu yang kita waspadai, supaya masyarakat Kota Bogor aman,” jelasnya.
Dikabarkan sebelumnya, Dinas Pertanian (Distani) Bidang Peternakan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, telah menemukan hewan kurban yang terkontaminasi atau terpapar cacing hati.
Penemuan ini mengguncang masyarakat yang telah mempersiapkan daging kurban untuk dikonsumsi bersama keluarga dan tetangga mereka.













