Daerah  

Hari Anak Nasional, Wali Kota Bogor Titip Tiga Pesan Penting untuk Orang Tua, Guru, dan Anak

WhatsApp Image 2026 07 25 at 15.36.42
Puncak Hari Anak Nasional 2026

DINEWS.IDWali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan tiga pesan utama dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 tingkat Kota Bogor pada Sabtu (25/7/2026).

Di hadapan jajaran jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD, tenaga pendidik, serta ratusan anak-anak Forum Anak Bogor, Dedie menegaskan pentingnya pemenuhan hak, perlindungan, dan pembentukan adab anak demi mewujudkan generasi masa depan yang berkualitas.

​Dalam sambutannya, Dedie menyoroti tiga pilar utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah:

​1. Pesan untuk Orang Tua: Sayangi Anak Sepenuh Hati

​Wali Kota Bogor mengimbau para orang tua untuk mendidik dan membesarkan anak dengan penuh kasih sayang serta tanggung jawab lahir dan batin, bukan sekadar menjadikan anak sebagai objek.

​”Memiliki anak bukan sekadar hasil dari pernikahan saja, tetapi merupakan tanggung jawab lahir dan batin sampai mereka bisa mandiri. Saya titip kepada orang tua: sayangi, lindungi, sejahterakan, dan sekolahkan anak-anak dengan benar. Jangan sampai beban ekonomi atau persoalan orang tua dilampiaskan kepada anak-anak,” tegas Dedie.

​2. Pesan untuk Para Guru: Utamakan Pendidikan Adab dan Jiwa

​Kepada para tenaga pendidik, Dedie mengingatkan bahwa peran sekolah tidak hanya berfokus pada capaian akademis belaka, melainkan pembentukan karakter dan adab. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan mampu mengisi relung jiwa anak, terutama bagi mereka yang mengalami tekanan psikologis di rumah.

​”Banyak hal yang belum diajarkan di rumah bisa diajarkan di sekolah, dan yang paling penting adalah adab. Guru berperan penting mencarikan solusi atas permasalahan anak. Salurkan emosi mereka melalui ruang seni dan ekspresi, sehingga anak-anak tidak terbebani dan terhindar dari perilaku perundungan (bullying),” ujarnya.

​3. Pesan untuk Anak-Anak: Sayangi Orang Tua dan Terus Berkarya

​Mengibaratkan anak sebagai kertas putih, Dedie mengajak anak-anak di Kota Bogor untuk menyayangi orang tua serta berani mengekspresikan bakat dan minat mereka. Pihaknya menilai anak-anak yang diberi ruang dialog di rumah cenderung memiliki prestasi dan tumbuh kembang yang lebih cerah.

​Perhelatan peringatan HAN tingkat Kota Bogor tersebut juga dimeriahkan oleh beragam pertunjukan bakat dari anak-anak Bogor, mulai dari penampilan seni disabilitas, ansambel musik, tarian daerah, penampilan solo vokal, hingga aksi panggung Duta Anak dan KPAID Kota Bogor. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *