Daerah  

Solusikan Kekurangan Guru di Kota Bogor, Dedie Rachim Luncurkan Program Mahasiswa Mengajar

Program Mahasiswa Mengajar
Solusikan Kekurangan Guru di Kota Bogor, Dedie Rachim Luncurkan Program Mahasiswa Mengajar. Foto: Istimewa.

DINEWS.ID – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim resmi meluncurkan Program Mahasiswa Mengajar Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai solusi dan langkah cepat mengatasi kekurangan tenaga pendidik (Guru) di sekolah negeri. Program tersebut diawali dengan kegiatan peluncuran dan pembekalan di Graha Pakuan Siliwangi, Kampus Universitas Pakuan, Senin (20/7/2026).

Program Mahasiswa Mengajar merupakan kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Universitas Pakuan dan Universitas Ibn Khaldun Bogor untuk membantu memenuhi kebutuhan guru sekaligus memberikan pengalaman mengajar bagi mahasiswa.

Program Mahasiswa Mengajar Jadi Solusi Kekurangan Guru

Dedie Rachim mengatakan, kekurangan guru di sekolah negeri menjadi tantangan yang juga dialami banyak daerah di Indonesia. Menurutnya, Program Mahasiswa Mengajar menjadi solusi cepat karena proses rekrutmen guru ASN harus melalui mekanisme pemerintah pusat.

“Program ini adalah salah satu solusi cepat dari Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam menyikapi terjadinya kekurangan guru mengajar,” ujar Dedie Rachim.

1001517816

Ia menjelaskan, pengangkatan guru di sekolah negeri mengikuti ketentuan yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sehingga membutuhkan waktu.

Kota Bogor Masih Kekurangan Sekitar 650 Guru

Saat ini, Kota Bogor masih membutuhkan sekitar 650 guru di sekolah negeri. Untuk membantu mengurangi kekurangan tersebut, sebanyak 135 mahasiswa akan diterjunkan ke sekolah setelah mengikuti pelatihan selama tiga hari.

Mahasiswa peserta berasal dari berbagai program studi, di antaranya Pendidikan Sekolah Dasar, Pendidikan Sekolah Menengah, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, Bahasa, dan bidang pendidikan lainnya.

Mahasiswa Mendapat Pengalaman Mengajar Langsung

1001517804

Selain membantu sekolah, Program Mahasiswa Mengajar juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan teori yang dipelajari di kampus melalui praktik mengajar secara langsung.

Menurut Dedie Rachim, pengalaman tersebut akan meningkatkan kemampuan pedagogis mahasiswa sekaligus memberikan variasi metode pembelajaran bagi para siswa.

“Biasanya ada di ranah teori, sekarang langsung praktik menghadapi siswa dan mempersiapkan pembelajaran. Dampaknya, anak-anak juga menerima masukan yang lebih variatif,” katanya.

Perguruan Tinggi Dukung Penuh Program

Rektor Universitas Pakuan, Prof. Didik Notosudjono, menegaskan pihaknya mendukung penuh program tersebut agar ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara inovatif dan kreatif di sekolah-sekolah.

1001517803

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor, Maemunah Sa’diyah, menilai kerja sama dengan Pemkot Bogor sejalan dengan program pendidikan di kampus.

Ia menjelaskan, masa penugasan mahasiswa selama lima hingga enam bulan memberikan kesempatan lebih luas untuk belajar langsung dari guru-guru senior serta meningkatkan kapasitas dan kredibilitas sebagai calon pendidik.

Program Mahasiswa Mengajar Perkuat Pendidikan di Kota Bogor

Melalui Program Mahasiswa Mengajar 2026/2027, Pemkot Bogor berharap kebutuhan tenaga pendidik di sekolah negeri dapat terbantu sekaligus mencetak calon guru yang memiliki pengalaman mengajar nyata sebelum memasuki dunia kerja. /***

Editor: YB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *