Kades Sidatapa Sesalkan Aksi Main Hakim Sendiri yang Tewaskan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan

WhatsApp Image 2026 07 26 at 21.42.27
Terduga pelaku pengeroyokan terhadap pria yang diduga mencuri Ayam di Tabanan. Foto: Istimewa

DINEWS.IDKepala Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, I Made Sutama, menyesalkan aksi main hakim sendiri yang mengakibatkan seorang pria berinisial KD meninggal dunia setelah diduga mencuri ayam aduan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Menurut Sutama, setiap dugaan tindak pidana semestinya diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan dengan tindakan kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang.

“Kalau memang bersalah, laporkan ke pihak berwajib. Jangan melakukan main hakim sendiri sampai menghilangkan nyawa orang hanya gara-gara mencuri ayam,” ujar Sutama, Sabtu (25/7/2026).

Ia menegaskan Indonesia merupakan negara hukum sehingga penanganan perkara pidana menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

“Negara kita negara hukum. Biarkan aparat yang berwenang yang menangani. Jangan sampai sesama masyarakat saling bunuh hanya karena persoalan seperti ini,” katanya.

Sutama mengaku turut merasakan duka yang dialami keluarga KD. Ia bahkan ikut menjemput jenazah korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga di Desa Sidatapa.

Menurutnya, KD meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Meski keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban, ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan cara yang melanggar hukum.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.

Berdasarkan informasi kepolisian, KD diduga tertangkap tangan saat mencuri ayam milik seorang warga berinisial IWS (31). Dugaan tersebut memicu kemarahan warga yang kemudian melakukan pengeroyokan terhadap KD hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sepeda motor yang diduga digunakan korban juga dilaporkan dibakar massa.

“Warga emosi karena maraknya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut kemudian melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Wiwik.

Petugas dari Polsek Baturiti tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 Wita. Saat tiba di tempat kejadian perkara, korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian untuk mengusut peristiwa pengeroyokan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat. Sementara itu, dugaan pencurian yang melibatkan KD juga menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *