Daerah  

Puluhan Santri di Cigudeg Gelar Aksi Damai Tolak Narkoba dan Curanmor

Santri
Puluhan santri dari Kampung Nunggaherang, Desa Tegalega, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor menggelar aksi damai, Jumat (13/6/2025)

DINEWS.ID – Puluhan santri dari Kampung Nunggaherang, Desa Tegalega, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor menggelar aksi damai, Jumat (13/6/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan terhadap maraknya peredaran narkoba dan tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah setempat.

Para santri melakukan long march sambil membawa poster dan spanduk berisi seruan untuk menjauhi narkoba serta mengakhiri praktik curanmor di kawasan Cigudeg dan sekitarnya. Mereka juga menyampaikan orasi di hadapan warga sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

Tokoh agama Kampung Nunggaherang, Rustam, menyebut aksi damai para santri merupakan representasi keresahan masyarakat atas tingginya potensi kejahatan di lingkungan mereka.

“Aspirasi para santri ini adalah ajakan untuk kebersamaan semua pihak dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, termasuk mencegah tindak pidana curanmor,” ujar Rustam.

Menurutnya, peredaran narkoba dan pencurian kendaraan masih sering terjadi sehingga memerlukan pengawasan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kita butuh kesadaran kolektif. Santri turun ke jalan karena merasa terpanggil menjaga lingkungan dan masa depan anak-anak bangsa,” tambahnya.

Aksi damai tersebut turut didampingi jajaran Polsek Cigudeg dan Koramil 0621-18/Cigudeg. Kapolsek Cigudeg Kompol Uba Subroto menyambut baik aspirasi yang disampaikan para santri dan masyarakat.

“Kepolisian siap menerima setiap aspirasi masyarakat. Aksi ini juga menjadi bagian dari upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Cigudeg agar tetap kondusif,” kata Kompol Uba.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan dan aduan masyarakat sesuai prosedur dan hukum yang berlaku.

“Kami akan terus lakukan giat harkamtibmas bersama unsur masyarakat, termasuk para santri,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *