Presiden juga menargetkan penerima manfaat Program MBG mencapai 82,9 juta siswa hingga akhir 2025.
“Sudah lebih dari 1.000 titik, 1.286 yang total penerima sudah di atas 3 juta, 3,4 juta di awal Mei, dan diperkirakan akhir Mei mencapai 4 juta,” kata Prabowo.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut, Program MBG berpotensi menciptakan lapangan kerja langsung melalui pembentukan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). “Dalam satu SPPG dibutuhkan sekurangnya tiga tenaga kerja inti yakni kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan yang menjadi pegawai BGN,” ujar Dadan.
Selain itu, program ini juga memberikan peluang bagi penyalur bahan baku dan mitra lokal untuk terlibat dalam pelaksanaan, yang menurut Dadan bisa menciptakan lapangan kerja tidak langsung secara signifikan.













