Selain ratusan personil Dalops yang stay atau berjaga di titik rawan macet, sambung Bayu Ramawanto mengatakan, ada juga personil yang mobile dengan mengendarai sepeda motor yang akan langsung menuju lokasi macet untuk melakukan pengaturan.
“Nah, dengan kesiapan personil berikut sarana penunjangnya seperti kendaraan roda dua yang bisa mempercepat mobilitas petugas menuju lokasi rawan macet. Insya Allah, penumpukan kendaraan yang menyebabkan kemacetan parah tidak terjadi,” ujar mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) itu.
Di luar personil, kata Bayu Ramawanto, lampu pengatur lalu lintas sudah dicek secara rutin termasuk kamera pantau yang dipasangkan di setiap persimpangan jalan dan titik strategis.
“Kamera pantau itu terkoneksi langsung dengan pusat ruang kendali yang di Kantor Dinas Perhubungan. Kamera pantau tak hanya berfungsi untuk memantau situasi arus lalu lintas setiap detik, tapi juga merekam segala aktivitas yang terjadi di sekitar area kamera, sehingga ketika ada peristiwa misalnya kecelakaan lalu lintas, penyebabnya akan diketahui dengan cepat,” jelas Bayu.
/***













