DINEWS.ID – Kebakaran melanda tiga unit rumah toko (ruko) di Jalan Suryakencana, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Minggu, 25 Oktober 2026, dini hari. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar tujuh jam untuk menyelesaikan operasi pemadaman utama.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, M. Ade Nugraha, mengatakan tiga ruko yang terbakar terdiri atas Ruko Sinar Harapan atau Toko Sepeda milik Hamdi, Ruko Gloria yang menjual mainan, serta Ruko Setia Bakti yang menjual alat tulis milik Jabhari Jaya.

Menurut Ade, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 01.31 WIB. Personel dari Sektor Yasmin, Sukasari, dan Cibuluh kemudian diberangkatkan dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 01.42 WIB.
“Api diduga pertama kali muncul dari Toko Sepeda Ruko Sinar Harapan, lalu merambat ke Ruko Gloria dan Ruko Setia Bakti,” ujar M. Ade Nugraha saat dikonfirmasi pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Berdasarkan pemeriksaan awal petugas di lokasi, sumber api diduga berasal dari arus pendek atau korsleting listrik di salah satu ruko. Api kemudian menyebar hingga membakar bangunan toko di sekitarnya.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Dinas Damkar Kota Bogor mengerahkan delapan unit armada pemadam kebakaran. Penanganan juga mendapat bantuan empat unit armada dari Dinas Damkar Kabupaten Bogor, sehingga total 12 unit kendaraan pemadam diterjunkan ke lokasi.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala teknis. Salah satunya adalah sumber air hidran yang berada cukup jauh dari lokasi kebakaran. Selain itu, seluruh ruko dalam kondisi terkunci rapat sehingga menyulitkan petugas untuk masuk dan melakukan pemadaman dari bagian dalam bangunan.
“Dalam proses penanganan, petugas di lapangan menghadapi kendala keberadaan sumber air hydrant yang berada cukup jauh dari lokasi kejadian. Selain itu, seluruh ruko dalam kondisi terkunci rapat sehingga menyulitkan akses petugas untuk masuk melakukan pemadaman awal,” jelas Ade.
Operasi pemadaman utama berlangsung hingga pukul 08.43 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan penanganan dengan proses pendinginan atau cooling system selama tiga jam 40 menit. Tahap ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api di bawah material bangunan yang terbakar.
Dalam peristiwa tersebut, petugas memastikan tidak ada korban jiwa. Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dan barang dagangan masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Kebakaran yang melanda tiga ruko di Jalan Suryakencana ini ditangani dengan pengerahan armada gabungan dari Kota dan Kabupaten Bogor. Hingga proses penanganan selesai, penyebab kebakaran masih berdasarkan dugaan awal petugas, yakni korsleting listrik.












