Jelang Idul Adha Stok Hewan Kurban di Bogor Aman, Dipastikan Sehat dan Bebas Penyakit

IMG 20260521 WA0043

DINEWS.ID – Enam hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kota Bogor menyatakan stok dan kesehatan hewan kurban dalam kondisi aman.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, usai melakukan sidak ke lapak penjualan hewan kurban di wilayah Bubulak, Kamis (21/5/2026).

Sidak dilakukan bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, Dodi Ahdiat, serta tim gabungan dari DKPP, Satpol PP, Bagian Perekonomian, aparat wilayah, dan tim dokter hewan.

“Hari ini kita cek sampling di satu titik di Bubulak. Dokumen administrasinya sudah tervalidasi kesehatan hewannya oleh DKPP,” ujar Denny.

Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan hewan kurban dalam kondisi sehat, lincah, dan memenuhi syarat. Pemeriksaan meliputi kondisi hidung, usia melalui gigi, serta memastikan tubuh hewan kokoh dan tidak lemas.

Medik Veteriner Madya DKPP Kota Bogor, dr. H. Patriantariksina, menjelaskan hasil sampling ante-mortem di beberapa titik termasuk Tanah Sareal menunjukkan mayoritas hewan dalam kondisi prima.

“Mukosa hidung basah, suhu tubuh normal, tidak cacat, tidak buta, dan tidak pincang. Secara klinis, hewan-hewan tersebut sudah memenuhi syarat sebagai hewan kurban,” jelas Patriantariksina.

DKPP mencatat stok sapi di Kota Bogor tahun ini mencapai 18.000 hingga 19.000 ekor, lebih tinggi dari kebutuhan tahun lalu yang sebesar 15.800 ekor. Hingga saat ini, belum ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

Pemeriksaan masif telah dilakukan sejak 18 Mei dan akan berlangsung hingga H-1 Iduladha di enam kecamatan untuk memastikan keamanan hewan kurban yang beredar. Selain kesehatan, Pemkot Bogor juga menertibkan penataan lapak.

Denny menegaskan pedagang tidak diperkenankan menggunakan fasilitas umum seperti trotoar. Pemkot tidak menyediakan lahan khusus, sehingga pedagang diminta mencari lokasi mandiri yang representatif.

Menindaklanjuti hal tersebut, DKPP tengah mengkaji penyusunan aturan baru melalui Peraturan Wali Kota.

“Atas instruksi Pak Sekda, kita bentuk tim kecil untuk mengkaji regulasi tahun depan. Kita tidak ingin masih ada lapak sembarangan di pinggir jalan karena berdampak pada kesehatan hewan,” kata Dodi Ahdiat.

Pemkot Bogor mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di lapak resmi yang telah lulus pemeriksaan petugas guna memastikan aspek kesehatan dan kehalalan. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *