DINEWS.ID – Exotic Team Karawang tampil gemilang dalam gelaran Bogor Kenari Festival edisi perdana di kawasan Techno Park Lab Balitro, Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (1/11/2026). Tim kicau mania asal Jawa Barat tersebut berhasil membawa pulang tiga podium juara.
Dalam kompetisi yang diikuti lebih dari 500 peserta itu, Exotic Team Karawang meraih posisi juara 1, 1, dan 3 pada kategori Kenari Standar Kecil serta Kelas Bebas satu burung. Pencapaian tersebut menjadi hasil positif bagi tim yang mengandalkan proses pembinaan burung sejak tahap pemula atau bahan.

Perwakilan Exotic Team Karawang, Reza, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya di Kota Bogor. Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi perawatan harian serta kemampuan memahami karakter setiap burung.
“Alhamdulillah hari ini memang sedang ada rezekinya dan hoki juga, kita bisa dapat podium 1, 1, dan 3. Kuncinya sebenarnya ada di konsistensi perawatan harian dan pemahaman karakter burung tiap harinya, terutama tahu kapan burung butuh ekstra perawatan,” ujar Reza di lokasi acara, Minggu (1/11/2026).
Menurut Reza, biaya pakan dan perawatan harian sebenarnya tidak terlalu besar. Baginya, kepuasan justru muncul dari proses mengolah burung sejak tahap awal hingga mampu bersaing dan meraih prestasi dalam kompetisi.
Ia menjelaskan, modal awal untuk membeli burung terkadang membutuhkan biaya cukup besar. Namun, Exotic Team Karawang lebih menyukai proses membina burung bahan karena memberikan pengalaman tersendiri dalam mengenali dan memahami karakter burung.
“Modal awal beli burungnya yang biasanya lumayan, tetapi tim kami lebih suka mengolah burung dari bahan (pemula). Di situlah seninya, memahami karakter burung dari bahan sampai akhirnya bisa mencetak juara di arena besar seperti ini,” tambah Reza.
Keberhasilan Exotic Team Karawang diraih di tengah persaingan ketat Bogor Kenari Festival. Ajang tersebut menarik peserta dari berbagai daerah, di antaranya Jabodetabek, Bandung, Pelabuhan Ratu, hingga Pangandaran.
Ketua penyelenggara, Irgy Febrian Putra Arsa, mengatakan tingginya antusiasme peserta, termasuk dari luar kota, membuat hampir seluruh sesi gantangan terisi penuh. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga berakhir menjelang pukul 17.30 WIB.
“Alhamdulillah hari ini bisa tembus 500 peserta atau lebih yang datang ke Kota Bogor. Untuk menjaga kualitas dan netralitas penilaian, kami melibatkan delapan juri profesional yang didatangkan dari Jabodetabek, Garut, hingga Kuningan,” kata Irgy.
Dalam festival tersebut, panitia mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Kelas Impor untuk jenis Yorkshire, Kelas Non-Impor atau Standar Besar, serta Kelas Standar Kecil.
Para pemenang di setiap kelas berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai, bonus sangkar dari sponsor, serta paket pakan burung dari Gold Coin.
Irgy berharap penyelenggaraan perdana Bogor Kenari Festival dapat menjadi pijakan bagi hadirnya kompetisi khusus burung kenari berskala besar di Kota Bogor. Ia juga menyampaikan rencana untuk menggelar dua event serupa pada kesempatan mendatang.
“Harapan saya Bogor Kenari Festival batch pertama ini bisa menjadi patokan event khusus kenari di Bogor. Ke depannya rencananya akan ada dua event kenari skala besar lagi di Kota Bogor,” pungkas dia. (Yis)








