Menurut dr Farid, menurunkan berat badan tetap memungkinkan meski makan tiga kali sehari, asalkan jumlah dan komposisi makanannya tetap terjaga. Ia mencontohkan, pola makan bisa dilakukan dengan tiga kali makan dalam sehari atau dua porsi besar ditambah camilan, selama kalori dan keseimbangan gizi tetap diperhatikan.
“Yang penting jumlah dan komposisinya yang pas. Kalorinya enggak kelebihan, kemudian komposisi karbohidrat, protein, lemaknya juga pas,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan diet justru terletak pada konsistensi dan durasi pelaksanaannya, bukan pada jenis diet tertentu.
“Enggak perlu diet aneh-aneh seperti OMAD, ketogenik, atau Obsessive Corbuzier Diet (OCD). Diet seimbang yang dilakukan dalam jangka panjang hasilnya jauh lebih baik. Langkah kecil tapi konsisten. Enggak ada orang kalau mau sehat, dietnya hanya setahun,” tutup dr Farid.







