DINEWS.ID – Sedikitnya 20 orang tewas setelah sebuah bus terbakar di negara bagian Rajasthan, India barat, pada Selasa, 14 Oktober 2025. Insiden terjadi saat bus tersebut dalam perjalanan antara Jaisalmer dan Jodhpur.
Menurut pejabat kepolisian setempat, 19 penumpang meninggal di lokasi kejadian, sementara satu orang tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit di Jodhpur akibat luka bakar serius.
“Sebanyak 19 penumpang tewas di dalam bus dan satu orang meninggal saat dibawa ke Jodhpur,” kata Rajesh Meena, perwira polisi senior, kepada AFP.
Kantor berita Press Trust of India (PTI) melaporkan, bus sempat berhenti di tepi jalan setelah muncul asap dari bagian belakang kendaraan. “Sopir menghentikan bus di pinggir jalan, tetapi dalam hitungan detik, api melahap seluruh kendaraan,” tulis laporan itu.
Kebakaran terjadi tak lama setelah bus berangkat dari Jaisalmer sekitar pukul 15.00 waktu setempat (16.30 WIB). Stasiun televisi NDTV mengutip pejabat kepolisian yang menduga korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran. Namun AFP belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.
Sedikitnya 15 penumpang, termasuk dua anak-anak, mengalami luka bakar berat hingga mencapai 70 persen. Mereka kini dirawat intensif di rumah sakit setempat.
Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa atas tragedi ini. “Saya sedih atas hilangnya nyawa akibat insiden ini dan berdoa agar korban luka segera pulih,” tulis Modi di media sosial X.
Pemerintah India berjanji menyalurkan kompensasi sebesar 200.000 rupe (sekitar US$2.250) kepada keluarga korban meninggal, dan 50.000 rupe bagi korban luka, melalui Dana Bantuan Nasional Perdana Menteri.
India memiliki catatan keselamatan jalan raya yang buruk. Data resmi tahun 2023 mencatat lebih dari 480.000 kecelakaan lalu lintas, menewaskan hampir 173.000 orang dan melukai sekitar 463.000 lainnya. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran bus tersebut.









