DINEWS.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor memicu tanah longsor di Kampung Kedungbadak RT 010/RW 001, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kamis, 5 November 2026 sore. Tebingan yang ambrol di area tanah pemakaman pribadi tersebut mengancam keselamatan tiga rumah warga di sekitarnya.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Bogor, longsoran memiliki dimensi lebar sekitar 6 meter dan tinggi 4 meter. Material tanah yang tergerus berada di tebing area pemakaman pribadi yang berbatasan dengan permukiman warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan kejadian tersebut. Tiga rumah yang berada di sekitar lokasi longsor diketahui milik Jumena, Frastio, dan Deri.
“Kejadian dipicu oleh hujan deras yang melanda kawasan tersebut. Tebingan tanah makam pribadi mengalami longsor dengan lebar 6 meter dan tinggi 4 meter, sehingga langsung mengancam tiga rumah warga di sekitarnya,” jelas pihak BPBD Kota Bogor dalam laporan resminya, Jumat, 6 November 2026.
BPBD Lakukan Kaji Cepat di Lokasi
Laporan kejadian diterima petugas BPBD Kota Bogor melalui aduan media sosial warga pada Jumat, 6 November 2026, pukul 16.03 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor dari Piket Regu 3 langsung menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat. Penanganan dilakukan di bawah komando Danru M. Fajar Solehudin.
Proses penanganan dan koordinasi dengan aparatur wilayah setempat selesai pada pukul 17.00 WIB. Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Kota Bogor, Tagana Kota Bogor, serta pengurus RT dan RW setempat.
Dalam penanganan awal, BPBD mencatat kebutuhan mendesak berupa terpal untuk menutupi bagian tebingan tanah yang retak dan terbuka. Langkah tersebut diperlukan sebagai penanganan sementara terhadap kondisi tebing setelah longsor.
Tidak Ada Korban Jiwa
BPBD Kota Bogor memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, posisi longsoran yang mengancam tiga rumah membuat kondisi di sekitar lokasi tetap perlu diwaspadai.
BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar tebingan dan lereng agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah Kota Bogor.
Warga juga diminta memperhatikan kondisi tanah di sekitar tempat tinggal masing-masing untuk mengantisipasi potensi longsor susulan di tengah cuaca ekstrem. (Yis)













