Daerah  

Dahan Pohon 20 Meter Patah di Situgede, Timpa Kabel PJU dan WiFi

WhatsApp Image 2026 11 05 at 20.31.31
Petugas BPBD Kota Bogor bersama unsur terkait menangani dahan pohon patah yang menimpa kabel PJU dan jaringan WiFi di Jalan Raya CIFOR, Situgede. Dok: Istimewa

DINEWS.ID — Angin kencang yang menerjang kawasan Bogor Barat menyebabkan sebuah dahan pohon setinggi sekitar 20 meter patah di Jalan Raya CIFOR, Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Dahan tersebut jatuh dan menimpa bentangan kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) serta jaringan internet WiFi pada Rabu sore, 4 November 2026.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena dahan pohon yang patah berada di atas jalur fasilitas umum dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Bogor, dahan pohon patah sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasinya berada di kawasan Jalan Raya CIFOR, tepatnya RT 01/RW 10, Kelurahan Situgede.

WhatsApp Image 2026 11 05 at 20.31.31 1

Dahan yang patah berasal dari pohon jenis Renek dengan diameter sekitar 25 sentimeter. Bagian tersebut kemudian tersangkut pada kabel fasilitas umum, termasuk jaringan PJU dan kabel internet WiFi yang membentang di sekitar lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penanganan dan informasi yang diterima, patahnya dahan dipicu kombinasi angin kencang dan kondisi bagian dalam batang pohon yang sudah lapuk.

“Penyebab utama karena terangan angin kencang di daerah tersebut dan kondisi batang pohon yang memang sudah kropos.

Dahan yang patah menimpa jaringan kabel PJU dan kabel internet WiFi di sekitar Jalan Raya CIFOR,” jelas pihak BPBD Kota Bogor dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Laporan Diterima Sehari Setelah Kejadian

Meski peristiwa terjadi pada Rabu sore, laporan mengenai dahan patah tersebut baru diterima petugas BPBD pada Kamis, 5 November 2026. Setelah menerima laporan warga, petugas kemudian menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan penanganan.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor diterjunkan sekitar pukul 15.00 WIB. Petugas melakukan asesmen sekaligus pemotongan dahan yang masih membahayakan lingkungan sekitar dan pengguna jalan.

Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel BPBD Kota Bogor, aparatur Kelurahan Situgede, serta relawan Redkar Kota Bogor.

Keberadaan dahan yang patah dan tersangkut pada jaringan kabel membuat proses pembersihan perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi di sekitar titik kejadian. Petugas melakukan pemangkasan dan membersihkan material pohon agar tidak lagi mengganggu area jalan maupun fasilitas umum.

Proses pemangkasan dan pembersihan berlangsung sekitar dua jam. Setelah seluruh material dahan yang membahayakan berhasil ditangani, kondisi di sekitar lokasi dinyatakan kembali aman dan kondusif.

“Personil TRC-PB BPBD Kota Bogor bersama unsur terkait sudah menyelesaikan proses pemangkasan serta pembersihan dahan patah di lokasi. Saat ini kondisi lalu lintas dan area sekitar Jalan Raya CIFOR sudah kembali aman dan kondusif,” tambahnya.

Pohon Lapuk Perlu Diwaspadai Saat Angin Kencang

Peristiwa di Jalan Raya CIFOR memperlihatkan risiko yang dapat muncul ketika angin kencang menerpa pepohonan, terutama pohon dengan kondisi batang atau dahan yang sudah lapuk. Dahan yang terlihat masih menempel pada pohon dapat patah ketika diterpa angin dan jatuh ke area yang digunakan masyarakat.

Dalam kejadian di Situgede, dahan pohon tidak hanya jatuh ke sekitar jalan, tetapi juga menimpa kabel PJU dan jaringan internet. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu fasilitas umum sekaligus menimbulkan bahaya apabila material pohon masih menggantung atau berada di jalur aktivitas warga.

Karena itu, kewaspadaan masyarakat menjadi penting, khususnya ketika cuaca ekstrem terjadi. Pengguna jalan sebaiknya memperhatikan kondisi pepohonan di sepanjang perjalanan dan menghindari berhenti terlalu lama di bawah pohon besar ketika angin bertiup kencang.

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang maupun dahan patah, terutama di ruas jalan yang memiliki banyak pohon tua atau bagian batangnya sudah keropos.

Apabila menemukan dahan patah, pohon yang terlihat rawan tumbang, atau material yang menggantung dan berpotensi jatuh, masyarakat diharapkan tidak melakukan penanganan sendiri jika situasinya membahayakan. Pelaporan kepada petugas terkait dapat membantu mempercepat penanganan sebelum terjadi insiden yang lebih besar.

Dalam kejadian di Jalan Raya CIFOR ini, respons petugas gabungan berhasil menyelesaikan pemangkasan dan pembersihan dahan. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan, sementara kondisi lalu lintas dan lingkungan sekitar lokasi telah kembali kondusif. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *