Como 1907 Bantai Lens 9-1, Douvikas Hattrick dan Cetak Sejarah di Liga Champions

Pemain Como 1907 merayakan kemenangan 9-1 atas RC Lens dalam pertandingan Liga Champions 2026/2027 di Stade Bollaert-Delelis.
Pemain Como 1907 merayakan kemenangan 9-1 atas RC Lens dalam pertandingan Liga Champions 2026/2027 di Stade Bollaert-Delelis. Dok: IG comofootballindonesia

DINEWS.ID – Como 1907 mencatat malam bersejarah dalam perjalanan debutnya di Liga Champions 2026/2027. Klub asal Italia tersebut menghancurkan tuan rumah RC Lens dengan skor telak 9-1 dalam pertandingan matchday keempat fase liga di Stade Bollaert-Delelis, Kamis, 5 November 2026 dini hari WIB.

Kemenangan dengan selisih delapan gol itu menjadi salah satu hasil terbesar sepanjang sejarah kompetisi elite Eropa tersebut. Como juga mencatat pencapaian istimewa sebagai tim pertama yang mampu mencetak sembilan gol dalam pertandingan tandang di era Liga Champions.

uiou

Pertandingan melawan Lens juga menjadi pertemuan kompetitif pertama kedua klub. Sebelumnya, RC Lens sempat mengunjungi markas Como pada musim panas untuk mengikuti ajang Como Cup.

Namun, pertemuan kali ini sepenuhnya menjadi panggung bagi tim asuhan Cesc Fabregas. Como tampil dominan dan memperlihatkan ketajaman lini serang sejak awal pertandingan.

Douvikas Cetak Hattrick, Enam Gol dalam Empat Laga

Anastasios Douvikas menjadi bintang utama kemenangan Como 1907. Penyerang asal Yunani tersebut membuka keunggulan tim tamu pada menit ketujuh sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32.

Como menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 setelah Nico Paz mencetak gol pada menit ke-40.

Memasuki babak kedua, dominasi Como semakin sulit dibendung. Lucas da Cunha memperbesar keunggulan pada menit ke-47, disusul gol bek Marc-Oliver Kempf pada menit ke-54.

Douvikas kemudian melengkapi hattrick pada menit ke-57. Gol ketiganya membuat Como unggul 6-0 sekaligus menambah catatan produktivitasnya menjadi enam gol dalam empat pertandingan Liga Champions musim ini.

Torehan tersebut mengantarkannya ke puncak daftar pencetak gol sementara kompetisi.

Liberali Cetak Gol Perdana, Papaccioli Langsung Bersinar

Cesc Fabregas juga mendapatkan kontribusi penting dari para pemain pengganti. Mattia Liberali yang masuk pada babak kedua langsung mencetak gol pada menit ke-62, hanya sekitar satu menit setelah memasuki lapangan.

Gol tersebut menjadi gol pertamanya di Liga Champions. Tidak hanya mencetak gol, Liberali juga memberikan dua assist dalam pertandingan tersebut.

Sementara itu, RC Lens sempat memperkecil ketertinggalan melalui Ruben Aguilar pada menit ke-67. Namun, gol tersebut tidak mengubah dominasi Como.

Martin Baturina kembali memperlebar jarak pada menit ke-69 sehingga skor berubah menjadi 8-1.

Momen istimewa lainnya hadir pada masa tambahan waktu. Matteo Papaccioli, pemain muda berusia 18 tahun yang merupakan produk akademi Como, mencetak gol kesembilan pada menit ke-90+1 atau 90+2 menurut pencatatan sumber pertandingan.

Gol tersebut terasa spesial karena menjadi penanda debutnya bersama tim senior Como 1907 di kompetisi Eropa. Papaccioli langsung menorehkan gol dalam penampilan perdananya tersebut.

Laporan resmi klub mencatat pertandingan berakhir dengan skor 9-1, dengan Douvikas mencetak tiga gol dan enam pemain lainnya turut menyumbangkan gol.

rert

Como Ukir Sejarah di Hadapan Ratusan Pendukung

Kemenangan besar di kandang Lens semakin istimewa karena disaksikan langsung lebih dari 300 pendukung Como yang datang ke Prancis. Laporan resmi klub mencatat sebanyak 380 suporter menempati sektor khusus tim tamu.

Bagi Como, hasil tersebut menjadi babak penting dalam musim debut mereka di Liga Champions. Tim berjuluk BiancoBlu itu tidak hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga menorehkan catatan yang akan dikenang dalam perjalanan klub di kompetisi Eropa.

Hasil 9-1 atas Lens menjadi bukti produktivitas Como sepanjang pertandingan. Dari gol pembuka Douvikas hingga penutup yang dicetak Papaccioli, seluruh kontribusi pemain membentuk malam yang sulit dilupakan bagi klub asal Italia tersebut.

Debut di Liga Champions yang semula menjadi pengalaman baru kini berkembang menjadi perjalanan penuh kejutan. Kemenangan bersejarah di Lens menambah kepercayaan diri Como untuk melanjutkan persaingan di fase liga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *