Bogor Kenari Festival Tembus 500 Peserta, Komunitas Kicau dari Berbagai Daerah Padati Arena

Peserta mengikuti kompetisi burung kenari dalam gelaran Bogor Kenari Festival di kawasan Lab Barito, Bogor Barat.
Peserta mengikuti kompetisi burung kenari dalam gelaran Bogor Kenari Festival di kawasan Lab Barito, Bogor Barat. Dok: Istimewa

DINEWS.ID – Bogor Kenari Festival edisi perdana sukses menarik perhatian komunitas pecinta burung kicau. Digelar di kawasan Lab Barito, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (1/11/2026), kompetisi khusus burung kenari ini diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah.

Peserta datang dari sejumlah wilayah, mulai dari Jabodetabek, Bandung, Pangandaran, Pelabuhan Ratu, hingga Karawang. Tingginya antusiasme tersebut membuat hampir seluruh sesi gantangan terisi penuh.

Penyelenggara acara, Irgy Febrian Putra Arsa, mengungkapkan jumlah peserta yang hadir, termasuk dari luar kota, melampaui perkiraan panitia. Menurutnya, tingginya partisipasi menunjukkan besarnya minat komunitas kicau terhadap kompetisi burung kenari di Kota Bogor.

WhatsApp Image 2026 11 02 at 22.21.12

“Alhamdulillah hari ini bisa tembus 500 peserta atau lebih yang datang ke Kota Bogor. Hampir setiap sesi gantangan pesertanya penuh. Animo di Kota Bogor ini ternyata sangat tinggi, bahkan orang-orang dari luar kota pun rela berdatangan,” kata Irgy Febrian di lokasi acara, Minggu (1/11/2026).

Kompetisi ini mempertandingkan tiga kelas utama, yakni kelas impor, standar besar, dan standar kecil. Untuk menjaga proses penilaian, panitia melibatkan delapan juri terlatih yang didatangkan dari sejumlah wilayah, di antaranya Jabodetabek, Garut, dan Kuningan.

Para peserta bersaing memperebutkan posisi juara di setiap kelas. Pemenang berhak membawa pulang hadiah berupa uang tunai, bonus sangkar dari sponsor, serta paket pakan burung dari Gold Coin.

Irgy berharap Bogor Kenari Festival edisi pertama dapat menjadi awal bagi penyelenggaraan kompetisi kenari berskala besar di Kota Bogor. Ia menyebut, panitia telah merencanakan dua gelaran besar lainnya yang akan digelar pada kesempatan berikutnya.

“Harapan saya Bogor Kenari Festival batch pertama ini bisa menjadi patokan bahwa di Bogor ada ajang gantangan khusus kenari bertema festival besar. Ke depannya, rencananya akan ada dua event kenari skala besar lagi di Bogor,” tambah Irgy.

Ketatnya persaingan juga dirasakan peserta yang datang dari luar daerah. Exotic Team Karawang berhasil meraih posisi juara 1, 1, dan 3 pada kategori Kenari Standar Kecil serta Kelas Bebas.

Reza, salah satu peserta Exotic Team Karawang, mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsistensi perawatan harian dan pemahaman terhadap karakter masing-masing burung. Menurutnya, proses menyiapkan burung hingga mampu bersaing di arena besar membutuhkan ketelatenan.

“Kuncinya ada di konsistensi perawatan harian dan pemahaman karakter burung tiap harinya. Dari segi budget pakan sebenarnya tidak mahal, yang bernilai itu proses mengolah burung dari bahan sampai akhirnya bisa mencetak juara di arena besar seperti ini,” pungkas Reza.

Antusiasme peserta dari berbagai daerah menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggaraan Bogor Kenari Festival perdana. Panitia berharap dua agenda lanjutan yang direncanakan dapat kembali menghadirkan kompetisi kenari berskala besar di Kota Bogor. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *