DINEWS.ID – Pohon rambutan setinggi 8 meter tumbang dan menimpa teras rumah warga di Kampung Babakan, RT 04 RW 05, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (21 Oktober 2026) sore. Kondisi batang yang telah lapuk, ditambah terpaan angin kencang, diduga menjadi penyebab pohon tersebut roboh.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.40 WIB itu menimpa rumah milik warga bernama Mansyur. Pohon dengan diameter batang sekitar 60 sentimeter tersebut roboh hingga mengenai bagian teras rumah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kondisi pohon yang sudah tidak kokoh membuatnya rentan tumbang ketika diterpa angin kencang.
“Pohon tumbang dikarenakan kondisi batang yang sudah lapuk ditambah terpaan angin yang kencang. Pohon jenis rambutan yang berdiameter 60 sentimeter dan tinggi 8 meter tersebut tumbang mengenai teras rumah milik Bapak Mansyur,” kata Dimas Tiko Prahadisasongko dalam keterangannya, Rabu (21 Oktober 2026).
Pohon tumbang di lingkungan permukiman menjadi perhatian karena dapat merusak bangunan dan membahayakan penghuni rumah maupun warga di sekitarnya. Dalam kejadian di Kampung Babakan ini, petugas BPBD segera dikerahkan setelah menerima laporan untuk mengevakuasi material pohon yang menimpa teras rumah.
Lima Personel BPBD Dikerahkan untuk Evakuasi
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Bogor menerima laporan kejadian melalui pesan WhatsApp pada pukul 16.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, lima personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 16.15 WIB.
Tim dipimpin Komandan Regu Heru Apriyansah, bersama empat personel lainnya, yakni Asep Ubaedilah, Sena Setiawan, M. Galih Prasetyana, dan Wahyu Sutiono.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan kaji cepat untuk menilai kondisi kejadian dan menentukan langkah penanganan. Proses dilanjutkan dengan pemangkasan serta pemotongan batang pohon yang menimpa bagian teras rumah.
Petugas menggunakan peralatan mesin pemotong kayu untuk mempermudah proses evakuasi. Material pohon dipotong agar dapat disingkirkan dari bagian bangunan yang terdampak.
Penanganan dilakukan secara bertahap mengingat ukuran pohon yang cukup besar. Batang berdiameter 60 sentimeter dengan tinggi mencapai 8 meter tersebut membutuhkan proses pemotongan dan pembersihan sebelum area dinyatakan aman.
Evakuasi Selesai Pukul 18.30 WIB
Dimas menyampaikan bahwa seluruh proses penanganan pohon tumbang membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga material pohon berhasil dievakuasi dan area rumah dinyatakan steril.
“Asesmen dan pemotongan pohon tumbang sudah selesai dilaksanakan oleh personel TRC BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian pada pukul 18.30 WIB,” ujar Dimas.
Dengan selesainya penanganan, material pohon yang menimpa teras rumah telah ditangani oleh petugas BPBD Kota Bogor.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperhatikan kondisi pohon di sekitar rumah, terutama pohon berukuran besar yang batangnya mulai lapuk atau tidak lagi kokoh.
Batang yang mengalami pelapukan dapat kehilangan kekuatan strukturalnya. Ketika disertai angin kencang, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko pohon tumbang.
Warga dapat melakukan pemeriksaan berkala terhadap pohon di lingkungan tempat tinggal. Jika ditemukan batang yang keropos, dahan mati, atau pohon yang terlihat miring dan berpotensi membahayakan bangunan, kondisi tersebut sebaiknya dilaporkan kepada petugas terkait untuk mendapatkan penanganan.
Peristiwa di Kampung Babakan menunjukkan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi pepohonan di kawasan permukiman. Pemeriksaan dan penanganan sejak dini dapat membantu mengurangi risiko pohon tumbang, khususnya ketika cuaca buruk melanda Kota Bogor.













