DINEWS.ID – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan dahan pohon kedondong cina patah dan jatuh ke badan jalan di kawasan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (21 Oktober 2026) sore. Material pohon yang jatuh sempat mengganggu kelancaran lalu lintas kendaraan menuju arah Talang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, tepatnya di seberang Tugu Narkoba, RT 01 RW 01, Kelurahan Cibuluh. Dahan pohon yang patah memiliki diameter sekitar 15 sentimeter dengan panjang atau tinggi bagian yang dilaporkan mencapai 3 meter.
Posisi dahan yang jatuh di badan jalan membuat pengguna jalan harus mewaspadai hambatan saat melintas. Kejadian ini menjadi salah satu dampak cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kota Bogor pada Rabu sore.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa hujan dan angin kencang menjadi pemicu patahnya dahan pohon di lokasi.
“Peristiwa ini dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan dan angin yang cukup kencang di wilayah setempat,” ujar Dimas Tiko Prahadisasongko dalam keterangannya, Rabu (21 Oktober 2026).
Menurut Dimas, dahan pohon yang patah berada di jalan raya menuju Talang sehingga sempat mengganggu pengguna jalan yang melintas.
“Dahan patah berjenis kedondong cina terjadi di jalan raya menuju Talang, dan sedikit mengganggu pengguna jalan raya,” kata Dimas.
BPBD Terima Laporan Warga melalui WhatsApp
Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Bogor melalui pesan WhatsApp pada pukul 17.00 WIB.
Setelah menerima laporan, petugas menindaklanjuti kejadian dengan mengerahkan lima personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) ke lokasi.
Kelima personel tersebut adalah Nofandra, Alvinda Komara, Ichsan Bayu G, Rizki Maulana S, dan Erwin Andriansyah N. Mereka diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 17.20 WIB untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan darurat.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan asesmen untuk melihat kondisi dahan yang patah sekaligus melaksanakan pemotongan menggunakan gergaji pemotong kayu.
Langkah tersebut dilakukan agar material pohon yang menghalangi jalan dapat disingkirkan sehingga tidak terus mengganggu perjalanan kendaraan.
Penanganan berlangsung hingga pukul 17.45 WIB. Dalam waktu sekitar 25 menit sejak keberangkatan personel menuju lokasi, proses penanganan dinyatakan selesai oleh petugas BPBD Kota Bogor.
Jalur Kendaraan Kembali Aman Dilintasi
Dimas menyampaikan bahwa asesmen dan pemotongan dahan pohon telah diselesaikan oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor.
“Asesmen dan pemotongan dahan pohon patah sudah selesai dilakukan oleh personel TRC BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian, sehingga jalur kendaraan kembali aman dilintasi,” tutur Dimas.
Dengan selesainya penanganan, material dahan yang sebelumnya mengganggu badan jalan telah ditangani dan jalur kendaraan kembali dapat dilalui dengan aman.
Respons petugas menjadi bagian penting dalam menangani kejadian yang berpotensi menghambat aktivitas masyarakat, terutama ketika material pohon jatuh di jalan yang digunakan kendaraan.
Meski penanganan telah selesai, kejadian ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Bogor.
Dalam kondisi cuaca buruk, pengendara sebaiknya memperhatikan keadaan di sekitar jalan, termasuk keberadaan pohon besar dan dahan yang berpotensi patah. Jika menemukan pohon atau dahan yang membahayakan, warga dapat melaporkannya kepada petugas terkait agar penanganan dapat segera dilakukan.
Peristiwa di Cibuluh tersebut menunjukkan bahwa dampak cuaca ekstrem tidak hanya berkaitan dengan genangan atau banjir, tetapi juga dapat berupa patahnya dahan pohon yang mengganggu akses lalu lintas. Kewaspadaan pengguna jalan dan respons cepat petugas menjadi dua hal penting untuk mengurangi risiko serta menjaga keselamatan masyarakat.













