DINEWS.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja bersama ke Kota Bogor pada Rabu (10/6/2026) pagi.
Kehadiran dua menteri kabinet ini bertujuan untuk meninjau langsung proyek revitalisasi gedung fisik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Bogor yang digelontor anggaran pusat senilai Rp5,5 miliar.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa penataan fisik pada satu-satunya madrasah tsanawiyah negeri di Kota Bogor tersebut berjalan dengan sangat baik. Intervensi anggaran ini mengubah kondisi sekolah yang semula memprihatinkan menjadi tempat belajar yang aman dan modern.
”Hari ini saya bersama dengan Pak Menko PMK meninjau proyek renovasi madrasah ini. Kita bisa menyaksikan bersama anggaran sekitar Rp5 miliar ini memberikan perubahan fisik yang sangat signifikan. Atap yang tadinya hampir roboh sudah tertata rapi, dan meja belajar yang rusak seluruhnya diganti baru,” ujar Nasaruddin Umar di lokasi peninjauan.
Nasaruddin menegaskan, pengerjaan fasilitas ini menjadi bukti otentik bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan keagamaan tanpa adanya sekat diskriminasi.
”Ini bukti konkret pemerintah memberikan perhatian besar bagi kemajuan sekolah umum dan madrasah. Pemerintah tidak membeda-bedakan keduanya, semua diberikan prioritas yang sama agar anak-anak senang belajar dan guru nyaman mengajar,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Menko PMK, Pratikno, menjelaskan bahwa agenda peninjauan di Kota Bogor ini merupakan bagian dari evaluasi lapangan terhadap program strategis nasional yang menyasar pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.
Pratikno memaparkan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan secara masif telah bergerak sejak tahun anggaran 2025 lalu dengan serapan dana yang mencapai Rp13,28 triliun untuk memperbaiki 17.573 sekolah serta madrasah di seluruh penjuru tanah air.
”Pada tahun anggaran berjalan ini, program tersebut kembali dilanjutkan secara konsisten agar penataan fisik sekolah bisa berjalan merata. Keberlanjutan ini mencerminkan komitmen kuat dari pemerintah, di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk terus menggenjot kualitas pendidikan demi mencetak manusia Indonesia yang unggul pengetahuan dan sehat fisiknya,” urai Pratikno.
Agenda peninjauan oleh kedua menteri tersebut mendapat sambutan hangat dari pengelola sekolah dan jajaran pimpinan daerah yang ikut mendampingi visitas. Kepala Sekolah MTsN 1 Kota Bogor, Abdul Aziz, serta Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, kompak melayangkan apresiasi atas perhatian besar yang ditunjukkan oleh jajaran kementerian.
Pihak sekolah melaporkan, pendaftar jalur PPDB di madrasah itu langsung alami kenaikan hingga menembus angka 681 calon siswa hanya dalam waktu dua hari setelah pendaftaran dibuka. (Yis)













