DINEWS.ID – Rumor yang sempat menghebohkan warga Desa Singanpur, Uttar Pradesh, India, terkait seorang perempuan yang diduga berubah menjadi ular atau “Nagin” akhirnya terbantahkan setelah yang bersangkutan memberikan klarifikasi langsung kepada pihak berwenang.
Perempuan berusia 21 tahun bernama Reena sebelumnya dilaporkan menghilang dari rumahnya pada 11 Februari. Kejadian tersebut memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat setelah keluarganya menemukan pakaian dan perhiasan Reena tertata rapi di kamar, serta kulit ular sepanjang sekitar 152 sentimeter yang berada di dekat tempat tidurnya.
Temuan tersebut memunculkan rumor bahwa Reena merupakan “ichchadhari naagin”, sosok dalam mitologi rakyat India yang dipercaya dapat berubah wujud dari ular menjadi manusia. Isu tersebut semakin berkembang setelah beredar cerita bahwa Reena pernah mengunjungi Kuil Sheshnag di Mainpuri dan kerap bermimpi tentang ular.
Kabar yang beredar dengan cepat membuat banyak warga mendatangi rumah keluarga Reena dan mempercayai narasi supranatural yang berkembang di lingkungan desa.
Namun, beberapa hari setelah dinyatakan hilang, Reena mendatangi kantor polisi setempat dan menjelaskan bahwa dirinya tidak menghilang maupun mengalami kejadian mistis sebagaimana yang dirumorkan.
Dalam keterangannya kepada pihak berwenang, Reena menyatakan bahwa dirinya telah meninggalkan rumah untuk menikah dengan pria yang dicintainya. Keputusan tersebut diambil karena keluarganya telah mengatur rencana pernikahan dengan orang lain yang tidak sesuai dengan keinginannya.
“Saya menikah di Kanpur. Kisah tentang saya menghilang sebagai Nagin dibuat-buat oleh keluarga saya. Mereka bahkan meletakkan kulit ular di tempat tidur saya,” ungkap Reena kepada media lokal.
Ia menegaskan bahwa informasi mengenai dirinya yang berubah menjadi ular tidak benar dan merupakan bagian dari cerita yang berkembang setelah kepergiannya dari rumah.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkan kabar yang belum terbukti kebenarannya, terutama yang berkaitan dengan mitos, kepercayaan, atau fenomena supranatural. (*)










