Puskesmas baru mendapatkan kabar keracunan massal itu pukul 16.00 WIB. Sejumlah petugas kesehatan dikerahkan untuk mendatangi rumah pasien.
“Kami temukan harus dirujuk langsung kami rujuk ke rumah sakit, ada yang kami rujuk ke puskesmas, siaga di puskesmas. Sampai ini tadi masih ada yang masuk,” ucapnya.
Dugaan sementara, penyebab keracunan tersebut berasal dari olahan masakan daging kurban yang warga makan secara bersama. *
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News







