Sedangkan, sebanyak 26 warga lainnya, dilaporkan menjalani perawatan di puskesmas maupun dirujuk ke rumah sakit terdekat.
“Dirawat di Puskesmas 14 orang, 12 pasien kami rujuk ke rumah sakit ada RSUD Dr. Soewandhie, RS Universitas Airlangga. Jumlahnya yang rawat inap ada 26 orang,” ucapnya.
Baca Juga : Gerai Es Teh Indonesia di Bogor Terbakar, 2 Unit Damkar Diterjunkan
Era menyebut, keracunan massal itu berawal ketika warga menggelar tasyakuran makan-makan usai salat dan kurban Iduladha, Kamis (29/6) malam.
Daging kurban itu mereka olah menjadi beberapa masakan. Seperti sate, gulai dan krengsengan. Usai acara, sebagian warga mengaku sakit, Jumat (30/6) dini hari.
“Jumat pagi jam 02.00 WIB, ada yang mulai mulai, muntah, diare, panas (demam). Beberapa sudah langsung dibawa ke rumah sakit, dokter swasta, atau periksa keluar,” ujar dia.







