DINEWS.ID – Taman Safari Indonesia bersiap memperkenalkan bayi giant panda pertama yang lahir di Indonesia, Satrio Wiratama atau Rio, kepada publik secara bertahap mulai akhir Mei 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah anak panda hasil pasangan Cai Tao dan Hu Chun itu dinyatakan dalam kondisi sangat prima.
Direktur Utama Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau, menjelaskan bahwa di usia 169 hari, Rio menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dengan berat badan mencapai 10 kilogram.
Saat ini, tim medis dan keeper Taman Safari tengah fokus pada tahap introduksi lingkungan sebelum Rio diperkenalkan kepada pengunjung.
“Mengingat kondisinya yang stabil, pihak Taman Safari mulai melakukan tahap introduksi agar Rio siap bertemu dengan pengunjung di masa mendatang. Kami sedang menguji bagaimana respons Rio terhadap lingkungan baru dan keberadaan manusia melalui simulasi keramaian secara bertahap,” ujar Aswin, Jumat (15/5/2026).
Pada tahap awal yang dijadwalkan berlangsung akhir Mei mendatang, Rio hanya akan ditampilkan di area indoor mulai pukul 12.00 hingga 15.00 WIB selama dua hingga tiga jam.
Taman Safari menargetkan pada musim libur sekolah Juni–Juli 2026, Rio sudah dapat dilihat pengunjung selama jam operasional penuh. Saat berada di area peraga, Rio juga akan tetap didampingi induknya, Hu Chun.
Aswin menegaskan, keberhasilan program breeding giant panda ini menjadi pencapaian penting dalam kerja sama konservasi antara Indonesia dan China. Dua ekor panda yang saat ini berada di Taman Safari merupakan bagian dari program kerja sama konservasi selama 10 tahun.
“Pihak Tiongkok memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan kami dalam merawat dan mengembangbiakkan panda yang dipercayakan. Pada tahun ke-10 nanti akan dilakukan evaluasi apakah kontrak kerja sama ini diperpanjang dengan panda yang sama atau dilakukan pertukaran panda baru sesuai target program konservasi global,” tegas Aswin. (Yis)













