Daerah  

Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Dibangun, Rampung Oktober 2026

IMG 20260223 WA0012
Lokasi Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Batutulis. Foto: Istimewa

DINEWS.ID – Pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Bogor Selatan, resmi dimulai. Proyek strategis ini ditandai dengan serah terima pekerjaan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada pihak kontraktor pada Rabu, 13 Mei 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik segera dilakukan setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelesaikan proses lelang. PT Promix Prima Karya asal Bandung terpilih sebagai pemenang tender untuk menggarap proyek tersebut.

“Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melaksanakan lelang dan pembangunan fisik langsung dilaksanakan,” ujar Dedie Rachim di Bogor.

Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 4.900 meter persegi ini menelan biaya sebesar Rp21,2 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Pembangunan ini merupakan kolaborasi antara Pemkot Bogor yang melakukan pembebasan lahan dan Pemprov Jabar yang menangani konstruksi.

​Target pengerjaan jalan sepanjang 300 meter ini dipatok selama 163 hari kalender, atau direncanakan tuntas pada akhir Oktober 2026 mendatang.

​”Item pekerjaan terdiri dari pembangunan konstruksi, termasuk juga penguatan tebing dan jalur pedestrian,” jelas Dedie.

​Menariknya, proyek ini tidak hanya fokus pada akses kendaraan. Pemerintah juga akan membangun Leuweung Batutulis dan area taman di atas lahan jalan lama yang sudah tidak digunakan. Nantinya, kawasan ini akan terintegrasi menjadi satu kesatuan antara jalan raya, hutan kota (leuweung), dan taman.

​Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga Provinsi Jabar, Andi Nugroho, berharap kawasan ini bisa menjadi ikon baru bagi Kota Bogor.

​”Pekerjaan meliputi pembangunan jalan, taman di Leuweung Batutulis, serta pedestrian di Sumur Tujuh. Semoga bisa menjadi destinasi baru bagi kawasan heritage di Kota Bogor,” katanya.

​Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menyampaikan ia baik dimulainya proyek ini. Ia menekankan bahwa integrasi antara trase baru, jalur pedestrian, dan taman akan memperkuat nilai sejarah kawasan Batutulis.

​”Pembangunan ini nantinya menjadi satu kawasan yang terintegrasi. Mudah-mudahan ini akan menjadi salah satu destinasi wisata baru, khususnya di kawasan yang menjadi heritage Pemerintah Kota Bogor,” pungkas Esti. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *