“Bayangkan, jika akses dari Ciremai Ujung melalui jembatan samping Jambu Dua ini ditutup total, kemudian kita melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan Situ Duit, tentu tidak ada alternatif jalan,” tuturnya.
Menurutnya, ini bukan hal yang mudah. Tidak bisa separuh-separuh, perlu adanya solusi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Juga kerja sama kolaborasi, bersinergi dengan berbagai pihak terkait. Dan langkah-langkah teknis seperti pembebasan lahan, penurapan, pengecekan status kepemilikan lahan, komunikasi dengan pemilik lahan, dan masih banyak faktor yang mengharuskan dinas-dinas berpikir secara komprehensif.
“Kalau bisa segera, tidak terlalu lama, kita coba usahakan. Makanya ini kita sedang berpikir keras untuk bisa mencarikan solusi terbaik,” Ucap Dedie A. Rachim. /***













