DINEWS.ID – Mengenalkan kebiasaan hidup sehat kepada anak tidak harus dilakukan melalui pelajaran di kelas. Rumah Sakit (RS) Azra Bogor mengajak 30 anak berusia 3 hingga 10 tahun mengenal dunia kedokteran melalui program interaktif Little Doctor atau Dokter Cilik, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang digelar di Lantai 2 Gedung B RS Azra, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Dokter Nasional. Anak-anak dari berbagai wilayah di Bogor diajak mengenal profesi dokter, memahami pentingnya kebersihan diri, hingga melihat langsung fungsi ambulans.
Program ini dirancang agar anak-anak lebih akrab dengan lingkungan rumah sakit dan tidak merasa takut ketika harus menjalani pemeriksaan atau bertemu dokter. Melalui pengalaman langsung, peserta juga diperkenalkan pada kebiasaan sederhana yang penting bagi kesehatan sehari-hari.
Dokter Umum RS Azra Bogor, dr. Imelda Grace, mengatakan edukasi yang diberikan mencakup pengenalan rumah sakit, alat-alat medis, serta praktik mencuci tangan dengan enam langkah.
“Kami memberikan edukasi kesehatan untuk anak-anak, meliputi pengenalan rumah sakit dan tentunya profesi dokter. Kami memperlihatkan alat-alat yang dipakai oleh seorang dokter, kemudian juga mengajarkan anak-anak tentang cuci tangan 6 langkah. Ini sangat penting bagi anak-anak untuk menjaga kebersihan tangan, baik sebelum makan, sebelum beraktivitas, maupun sesudah beraktivitas,” ujar dr. Imelda Grace, Sabtu (24/10/2026).
Melalui materi tersebut, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan tangan sebelum makan, sebelum beraktivitas, dan setelah melakukan kegiatan. Kebiasaan sederhana ini menjadi salah satu bekal untuk membangun perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.
Anak Dapat Pemeriksaan Pendengaran Gratis
Tak hanya belajar mengenai profesi dokter dan kebersihan diri, peserta Little Doctor juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan telinga secara gratis. Dalam kegiatan ini, RS Azra Bogor menggandeng Nobel, pusat alat bantu dengar.
Pemeriksaan dilakukan pada telinga kanan dan kiri peserta. Anak-anak juga menjalani pengecekan kondisi rumah siput atau koklea sebagai bagian dari pemeriksaan untuk mendeteksi potensi gangguan pendengaran sejak dini.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal pemeriksaan kesehatan telinga melalui pengalaman langsung. Selain memperoleh edukasi, peserta juga dapat mengetahui bagaimana pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tenaga yang menangani bidang tersebut.
Rangkaian kegiatan semakin menarik ketika peserta mengikuti tur menggunakan ambulans resmi RS Azra Bogor. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok untuk merasakan pengalaman berkeliling Kota Bogor menggunakan kendaraan medis tersebut.
Menurut dr. Imelda, sesi ini bertujuan mengenalkan bagian dalam ambulans beserta fungsinya kepada anak-anak. Pengalaman mendengar bunyi sirene secara langsung dari dalam kendaraan juga menjadi salah satu momen yang menarik perhatian peserta.
“Tujuannya untuk mengenalkan isi di dalam ambulans itu apa saja dan fungsinya untuk apa. Mereka sangat antusias sekali karena mendengarkan bunyi sirene secara langsung di dalam kendaraan,” kata dr. Imelda.
Dokter Bukan Hanya Mengobati, tetapi Mengedukasi
Dr. Imelda menjelaskan, pemilihan konsep Dokter Cilik tidak terlepas dari momentum Hari Dokter Nasional yang diperingati pada 24 Oktober. Anak-anak dipandang sebagai generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman mengenai kesehatan sejak usia dini.
Menurut dia, peran dokter tidak hanya berkaitan dengan pengobatan ketika seseorang sakit. Edukasi mengenai cara menjaga kesehatan juga penting agar masyarakat, termasuk anak-anak, dapat membangun kebiasaan hidup sehat dalam keseharian.
“Tanggal 24 Oktober ini adalah Hari Dokter Nasional. Kami memilih konsep Dokter Cilik karena mereka ini adalah generasi penerus masa depan, generasi emas. Peran dokter bukan hanya mengobati, tetapi juga mengajarkan cara hidup sehat sejak dini,” tegasnya.
Pendekatan interaktif melalui pengenalan alat medis, praktik mencuci tangan, pemeriksaan telinga, hingga tur ambulans membuat anak-anak dapat belajar melalui kegiatan yang dekat dengan rasa ingin tahu mereka.
Dengan mengenal lingkungan rumah sakit sejak dini, anak-anak diharapkan lebih terbiasa memahami proses pemeriksaan kesehatan. Mereka juga mendapat kesempatan mengenal profesi dokter dan fungsi layanan medis yang mungkin mereka temui ketika membutuhkan pertolongan.
Orang Tua Apresiasi Pengalaman Dokter Cilik
Kegiatan Little Doctor mendapat respons positif dari orang tua peserta. Mustafa, salah satu orang tua, mengaku senang melihat anaknya antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terutama saat berkeliling menggunakan ambulans.
“Acaranya seru, anak saya sangat senang mengikuti semuanya. Apalagi pas sesi naik ambulans, dia sangat antusias. Pengalaman ini pasti akan selalu dia ingat sampai dewasa nanti. Lewat acara ini dia bisa mengenal profesi dokter dan belajar menjaga kesehatan,” tutur Mustafa.
Pengalaman tersebut dinilai memberi kesan tersendiri bagi anak. Selain menikmati kegiatan, peserta juga mendapatkan pengetahuan baru mengenai profesi dokter dan pentingnya menjaga kesehatan.
Hal serupa disampaikan Nada, orang tua peserta lainnya. Ia mengaku anaknya memang selalu antusias ketika melihat ambulans di jalan. Karena itu, kesempatan mengikuti tur ambulans menjadi salah satu alasan keluarga memutuskan untuk mengikuti program tersebut.
“Anak kami kalau di jalan lihat ambulans selalu antusias dan suka sekali. Makanya begitu tahu ada sesi berkeliling naik ambulans, kami putuskan untuk ikut. Selain itu, tadi juga ada materi praktik cuci tangan dan fasilitas tes pendengaran,” pungkas Nada.
Melalui program Little Doctor, RS Azra Bogor menghadirkan pengalaman belajar kesehatan yang memadukan edukasi dan aktivitas interaktif. Pengenalan profesi dokter, praktik menjaga kebersihan tangan, pemeriksaan pendengaran, dan tur ambulans menjadi bagian dari upaya mengenalkan kebiasaan hidup sehat kepada anak-anak sejak dini.














Respon (1)