Identitas tengkorak tersebut hingga kini belum diketahui. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) Kramat Jati.
“Jadi dari situlah kami akan melakukan penyelidikan apakah itu tengkorak manusia, umurnya berapa, dan kapan meninggalnya. Jadi seraya menunggu hasil pemeriksaan ahli, kami tetap melakukan penyelidikan,” tambah Nicolas.
Sementara itu, pemilik rumah, Imam, mengaku telah mengetahui keberadaan tengkorak itu sejak lama namun memilih membiarkannya.
“Pas saya mau pindah dari sini, kan saya pindah ke rumah seberang. Itu sudah ada, tapi saya biarkan saja. Enggak saya apa-apakan,” kata Imam.
Ia juga mengaku tidak mengetahui asal-usul tengkorak tersebut dan menyatakan tidak ada anggota keluarganya yang memiliki atau menyimpan benda semacam itu.







