DINEWS.ID – Seorang pemuda berinisial MHP (20) tewas setelah menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan sekelompok gengster kampung di kawasan Jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (14/6) dini hari. Polisi telah mengamankan lima terduga pelaku yang diketahui masih berstatus anak di bawah umur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa berdarah itu terjadi saat korban bersama empat rekannya sedang berkumpul di sekitar perlintasan rel kereta api Kebon Pedes menjelang waktu subuh.
Tiba-tiba, sejumlah pemuda yang datang menggunakan beberapa sepeda motor menyerang kelompok korban dengan senjata tajam. Serangan mendadak tersebut membuat korban dan teman-temannya panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Namun nahas, MHP terjatuh saat berlari. Kondisi itu dimanfaatkan para pelaku untuk menganiaya korban dengan senjata tajam yang mengenai bagian leher dan kepala.
Ketua RT 01/RW 03 Gang Musala Kebon Pedes, Sumiati, mengatakan korban sempat dievakuasi ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat mengalami pendarahan hebat.
“Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi meninggal dunia di perjalanan karena kehabisan darah,” ujar Sumiati.
Sementara itu, empat rekan korban lainnya berhasil menyelamatkan diri dari serangan tersebut.
Usai melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah di lokasi kejadian.
Tak lama setelah kejadian, sejumlah teman korban yang mengaku mengenal para pelaku berupaya melakukan pencarian. Informasi mengenai keberadaan terduga pelaku diperoleh dari sejumlah pemuda yang sedang berkumpul di kawasan Kubang, dekat area TPU Blender.
Berdasarkan informasi tersebut, lima terduga pelaku berhasil diamankan warga dan kemudian diserahkan kepada jajaran Polsek Tanah Sareal untuk menjalani proses hukum.
Di lokasi terpisah, warga Jalan Bubulak RT 01/RW 06, Kelurahan Kebon Pedes, menemukan sebuah sepeda motor yang terparkir di pinggir jalan pada Minggu subuh. Di sekitar kendaraan tersebut juga ditemukan sejumlah senjata tajam yang diduga milik para pelaku.
Warga menduga sepeda motor dan senjata tajam itu ditinggalkan saat para pelaku berusaha melarikan diri dari kejaran warga usai kejadian.
Saat ini, lima terduga pelaku beserta barang bukti berupa sepeda motor dan sejumlah senjata tajam telah diamankan di Polsek Tanah Sareal.
Sementara itu, jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU Blender, Kota Bogor.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif penyerangan serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut,” kata Doddy saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/6) malam. (Red)













