Demo BEM Fakultas Ekonomi Unpak di Depan Istana Bogor Sempat Ricuh

WhatsApp Image 2026 06 17 at 21.59.45
Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan (Unpak) di depan Istana Bogor, Rabu (17/06).

DINEWS.ID – Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan (Unpak) di depan Istana Bogor sempat diwarnai kericuhan, Rabu (17/6/2026) sore.

Kericuhan diduga dipicu oleh tindakan pembakaran yang dilakukan oknum tidak dikenal di tengah massa aksi. Akibat insiden tersebut, situasi yang semula berlangsung kondusif berubah memanas dan menyebabkan sejumlah peserta aksi terdampak kobaran api.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, di antaranya terkait Undang-Undang Polri, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua BEM Fakultas Ekonomi Unpak, Sabil Ryanzada, menyayangkan adanya pihak luar yang diduga menyusup dan berupaya mengacaukan jalannya aksi mahasiswa.

“Kami mencoba menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang lain. Namun ada beberapa pihak yang tidak saya kenal kemudian melakukan pembakaran. Situasi akhirnya terdorong menjadi ricuh oleh pihak-pihak yang saya juga tidak melihat secara langsung karena saat itu berada di tengah massa,” ujar Sabil usai aksi berakhir.

Menanggapi adanya peserta aksi yang mengalami luka bakar, Sabil mengatakan pihak kampus telah menyiagakan tim medis lapangan untuk memberikan pertolongan pertama kepada mahasiswa yang terdampak.

Ia juga meminta aparat dan institusi terkait untuk mengusut tuntas pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut serta memastikan kejadian serupa tidak terulang.

“Saya berharap teman-teman yang turun ke jalan tidak mudah terprovokasi dan tidak terbawa arus yang dapat menimbulkan kekacauan. Saya juga meminta pertanggungjawaban kepada aparat negara dan institusi yang bertugas menjaga kondusivitas agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” tegasnya. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *