DINEWS.ID — Fakultas Teknik Universitas Pakuan (Unpak) terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa sekaligus memperluas kerja sama pendidikan dan teknologi, baik di dalam maupun luar negeri.
Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Teknik Universitas Pakuan, Dr. Ir. Lilis Sri Mulyawati, M.Si. dalam pemaparannya mengenai perkembangan Fakultas Teknik, program beasiswa, kerja sama internasional, hingga sejumlah agenda yang tengah dipersiapkan.
Menurut Lilis, jumlah mahasiswa Fakultas Teknik pada tahun akademik 2026 saat ini mencapai 261 mahasiswa. Mereka tersebar di lima program studi, yakni Teknik Geodesi, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Geologi.
Jumlah Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Pakuan Naik Hampir 80 Persen
Lilis merinci, mahasiswa Teknik Geodesi saat ini berjumlah sekitar 32 orang, PWK 25 orang, Teknik Elektro 42 orang, Teknik Sipil sekitar 60 orang, serta Teknik Geologi menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni sekitar 90 orang.
“Jumlah mahasiswa kita sekarang tahun ini 261, terdiri dari lima program studi,” ujar Lilis.
Ia mengatakan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses penerimaan mahasiswa baru masih dibuka hingga 30 September 2026.
Dibandingkan tahun sebelumnya, peningkatan jumlah mahasiswa disebut hampir mencapai 80 persen.
“Kalau sampai tanggal 30 September nanti kita sampai 300, sudah 100 persen peningkatan,” katanya.
Menurut Lilis, peningkatan tersebut tidak terlepas dari strategi promosi yang dilakukan secara intensif melalui media sosial.
Ia menyebut Fakultas Teknik memiliki tim promosi yang dinilai cukup solid untuk memperkenalkan berbagai program studi dan keunggulan fakultas kepada calon mahasiswa.
“Promosi itu sekarang, saya punya tim promosi yang alhamdulillah cukup solid. Ada tim yang membantu saya untuk terus menggenjot jumlah mahasiswa agar naik,” ujarnya.
KIP Kuliah Masih Dibuka
Selain penerimaan mahasiswa reguler, Fakultas Teknik juga masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).
Lilis mengatakan, pendaftaran KIP Kuliah masih dibuka hingga 20 September 2026, khususnya bagi calon mahasiswa yang berasal dari wilayah Kabupaten Bogor.
Kesempatan tersebut terutama ditujukan bagi calon mahasiswa dari wilayah seperti Babakan Madang, Citeureup, Cibinong, dan sekitarnya.
“Kuotanya masih sekitar 20 sampai 30,” kata Lilis.
Ia menjelaskan, calon penerima KIP Kuliah antara lain berasal dari kelompok desil 1 sampai 4. Selain itu, siswa SMA yang sebelumnya memperoleh Program Indonesia Pintar (PIP) juga dapat memenuhi kriteria sesuai ketentuan program.
Lilis secara khusus menyebut masih tersedianya kuota untuk program studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).
Puluhan Mahasiswa Mendapat Beasiswa
Tidak hanya melalui KIP Kuliah, Fakultas Teknik juga memperoleh dukungan beasiswa bagi mahasiswa melalui berbagai sumber.
Pada semester ganjil tahun ini, Fakultas Teknik memperoleh dana sekitar Rp100 juta untuk beasiswa mahasiswa.
Penerima beasiswa tersebut berasal dari lima program studi. Dari total penerima yang mencapai lebih dari 30 mahasiswa, jumlah terbesar berasal dari Teknik Sipil.
“Sudah terpilih dari lima program studi. Kalau yang lain empat-empat, PWK empat, Geodesi empat, Elektro empat, Geologi empat. Sipil itu kalau tidak salah 16 orang,” ungkap Lilis.
Penyerahan beasiswa kepada mahasiswa tersebut juga dijadwalkan dilakukan secara simbolis.
Dosen Tempuh S3 di Malaysia
Selain mahasiswa, dukungan pendidikan juga diberikan kepada dosen untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor.
Lilis mengungkapkan, terdapat juga dosen yang telah diterima menempuh pendidikan S3 di Malaysia.
Biaya semester pertama disebut mencapai sekitar Rp66 juta, dengan dukungan pembiayaan yang direncanakan berlangsung selama tiga tahun atau enam semester.
“Untuk dosen kuliah S3 kebetulan sudah diterima di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) di Malaysia. Itu sekitar Rp66 juta semester satu dan akan dibiayai sampai tiga tahun, enam semester kuliah di Malaysia,” jelasnya.
Ia juga menyebut adanya kegiatan yang melibatkan mahasiswa di Malaysia sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman dan jejaring internasional.
Siapkan Laboratorium Transportasi Bantuan China
Kerja sama internasional Fakultas Teknik juga diarahkan pada pengembangan sarana pendidikan dan teknologi.
Salah satunya adalah rencana pembangunan laboratorium transportasi yang akan mendapatkan bantuan dari China.
Saat ini, proses penjajakan masih dilakukan bersama Kementerian Perhubungan.
“Kita sedang melakukan penjajakan dengan Kementerian Perhubungan karena lab yang akan diberikan bantuan oleh China itu lab transportasi,” ujar Lilis.
Ia mengatakan, pihaknya masih mengejar proses penandatanganan atau persetujuan dari Kementerian Perhubungan agar pembangunan laboratorium tersebut dapat direalisasikan di lingkungan Fakultas Teknik.
Engineering Run hingga Pameran Teknologi

Dalam rangka memperingati 45 tahun Fakultas Teknik, sejumlah kegiatan juga tengah dipersiapkan.
Salah satunya adalah agenda Engineering Run yang direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Kegiatan tersebut dipersiapkan melalui kerja sama dengan komunitas Sentul Runner.
Lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembahasan, antara Fakultas Teknik atau kawasan Sentul.
Selain itu, Fakultas Teknik juga mempersiapkan kegiatan pameran bersama alumni dan perusahaan yang memiliki jejaring internasional.
Lilis menyebut kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu agenda besar dalam rangkaian peringatan 45 tahun Fakultas Teknik.
Pada acara puncaknya, pihaknya juga menyiapkan penampilan musisi Mahalini.
Dorong Rebranding Fakultas Teknik
Lilis mengatakan, dirinya memiliki keinginan agar Fakultas Teknik semakin dikenal melalui berbagai inovasi yang dihasilkan masing-masing program studi.
Karena itu, ia mendorong setiap program studi untuk menghasilkan karya atau inovasi yang dapat menjadi identitas dan memiliki nilai branding.
“Saya pengennya semua prodi itu membuat sesuatu yang bisa punya branding,” katanya.
Ia juga tengah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan Rebranding Fakultas Teknik Universitas Pakuan, sehingga keberadaan dan berbagai inovasi yang dihasilkan dapat semakin dikenal masyarakat.
“Saya minta bantuan teman-teman di Dekanat, Pak Yogi, Pak Solihin, Bu Heni, untuk mari kita Rebranding Fakultas Teknik agar semakin didengar,” pungkasnya.
Editor: YB













