Lestarikan Seni Tradisional, Pemkot Bogor Buka Ruang Publik untuk Panggung Sanggar Budaya

WhatsApp Image 2026 05 18 at 12.11.35
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim Meresmikan Wadah Kreativitas Bertajuk 'Ruang Riung’ di Alun-Alun Bogor

DINEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi menyediakan wadah kreativitas bertajuk ‘Ruang Riung’ sebagai sarana melestarikan seni dan budaya Nusantara. Kegiatan perdana program ini berlangsung di Alun-Alun Kota Bogor pada Sabtu (16/5/2026) malam, dengan menampilkan pertunjukan tari tradisional Sunda dari Sanggar Citra Natana Elsani yang disaksikan langsung oleh masyarakat.

​Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, menyatakan bahwa Ruang Riung dirancang menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkumpul, berkreasi, sekaligus merayakan kekayaan seni budaya. Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, melainkan juga dari kreativitas dan kebudayaan warganya.

​“Kegiatan Ruang Riung diharapkan terus berlanjut. Rencananya akan dilaksanakan dua minggu sekali, tidak hanya di Alun-Alun, tetapi juga di ruang publik lainnya di Kota Bogor dalam rangka melestarikan seni budaya. Untuk warga Bogor maupun sekitarnya, silakan hadir dan menikmati suguhan seni budaya tradisional setiap Sabtu malam,” kata Yantie Rachim di lokasi acara, Sabtu (16/5/2026).

​Program ini sengaja dipusatkan di Alun-Alun Kota Bogor karena fungsinya yang strategis sebagai ruang publik bagi keluarga. Melalui kegiatan rutin tersebut, pertunjukan seni diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan alternatif pada akhir pekan, melainkan juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan semangat melestarikan budaya sejak dini.

​Selain itu, Ruang Riung diplot sebagai panggung representatif bagi sanggar-sanggar seni lokal di Kota Bogor yang selama ini membutuhkan ruang untuk menampilkan potensi dan hasil latihan mereka kepada khalayak luas.

​“Total ada 28 sanggar. Bayangkan anak-anak sanggar yang rutin mempelajari dan berlatih tari seni budaya, tetapi tidak memiliki panggung untuk menunjukkannya. Untuk itu kita berikan kesempatan, sesederhana itu,” ujar Yantie Rachim.

​Untuk agenda ke depan, Pemkot Bogor berencana memperluas variasi pertunjukan yang ditampilkan dalam program Ruang Riung. Penampilan seni budaya tidak akan dibatasi pada kebudayaan Sunda saja, melainkan bakal merangkul ragam kesenian dari berbagai daerah di Indonesia.

​Seni tradisional dari Bali, Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Ambon, hingga Papua dijadwalkan akan tampil secara bergantian pada pelaksanaan program di minggu-minggu berikutnya untuk memperkenalkan kekayaan multikultural kepada masyarakat Kota Bogor. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *