DINEWS.ID – Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di IPB International Convention Center (IPB ICC).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Bogor, jajaran pimpinan daerah sekitar seperti Kabupaten Bogor, serta Gubernur Jawa Barat yang mengikuti secara daring.
Mengusung tema “Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul, Infrastruktur Berkualitas, dan Inovasi untuk Bogor yang Maju dan Sejahtera”, Musrenbang tahun ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan daerah.
Tidak hanya berfokus pada perencanaan pembangunan, Musrenbang RKPD 2027 juga menghadirkan sesi khusus bertajuk “Yang Muda yang Berprestasi”.
Sesi ini menjadi ruang afirmasi sekaligus apresiasi bagi generasi muda Kota Bogor yang telah mencetak prestasi di tingkat nasional dan internasional.
Dua sosok pelajar yang mendapat sorotan adalah Yuana Mutiara Zahra dari MAN IC Serpong dan Adli Firlian Ilmi dari SMAN 3 Kota Bogor. Yuana berhasil diterima di lebih dari 11 perguruan tinggi negeri terkemuka dunia, mulai dari Rusia hingga Hong Kong.
Sementara itu, Adli mencatatkan tiga prestasi internasional dalam bidang esai perdamaian di Tokyo, diplomasi internasional di Thailand, serta aksi perubahan iklim di Filipina.
Prestasi keduanya menjadi bukti bahwa generasi muda Bogor mampu bersaing di kancah global, sekaligus mematahkan stigma negatif terhadap generasi muda yang kerap dianggap kurang produktif.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendengar aspirasi seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Ia menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam penyusunan RKPD 2027 dan RAPBD mendatang.
Beberapa usulan yang disampaikan oleh generasi muda antara lain peningkatan kualitas pendidikan, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, pengembangan transportasi publik, serta peningkatan fasilitas kesehatan.
Pemerintah Kota Bogor juga berencana mendorong inovasi melalui program Bogor Innovation Award, sebagai wadah bagi pemuda untuk berprestasi dan berinovasi.
Guru Besar Perencanaan Wilayah IPB, Prof. Dr. Ir. Ernan Rustiadi, menegaskan bahwa pihak akademisi dan birokrat berkomitmen memastikan aspirasi generasi muda terakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Sesi muda berprestasi ini adalah bukti konkret komitmen pemerintah dalam memberikan ruang dan apresiasi bagi pemuda. Prestasi internasional yang diraih menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan,” ujarnya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan Musrenbang yang melibatkan generasi muda secara aktif. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan pemuda menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan inovatif.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, Kota Bogor diharapkan mampu mendukung visi pembangunan nasional menuju transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia pada tahun 2027.
/***
Editor: YB













