DINEWS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif pada perdagangan Senin, 5 Mei 2025, dengan kecenderungan fluktuatif di tengah sinyal teknikal dan sentimen musiman.
Pendiri WH-Project William Hartanto menyatakan IHSG saat ini berada di area resistance trend line, yang membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati. Meskipun demikian, ia menilai indeks mulai menunjukkan potensi pembalikan arah sejak berhasil menembus level 6.800.
“Namun, ada potensi tekanan dari pola musiman ‘Sell in May’, di mana investor cenderung melakukan aksi jual di awal Mei,” kata William dalam riset hariannya. Ia memproyeksikan IHSG bergerak dalam kisaran support 6.774 dan resistance 6.947, serta merekomendasikan saham INDF, SILO, UNTR, dan ULTJ.








