DINEWS.ID – Menjelang perayaan Idul Adha, harga berbagai jenis sayuran di wilayah Purwakarta, Jawa Barat mengalami kenaikan drastis. Kenaikan paling mencolok terlihat pada komoditas tomat dan mentimun yang harganya melonjak hingga dua kali lipat. Pedagang menyebut cuaca buruk sebagai penyebab utama terhambatnya pasokan dari petani.
Berdasarkan pantauan di Pasar Rebo Purwakarta, hampir semua jenis sayuran, khususnya sayuran hijau, mengalami lonjakan harga yang signifikan. Harga tomat yang sebelumnya Rp 14.000 per kilogram kini menembus angka Rp 24.000.
Hal serupa terjadi pada mentimun, yang naik dari Rp 8.000 menjadi Rp 14.000 per kilogram. Sementara itu, sawi hijau dan caisim juga turut mengalami kenaikan dari Rp 8.000 menjadi Rp 12.000 per kilogram, Rabu (28/5/2025).
Meski begitu, harga bawang merah dan bawang putih relatif stabil di kisaran Rp 40.000 per kilogram, meskipun masih berada di atas harga normal yang biasanya sekitar Rp 36.000.
Kondisi ini membuat pembeli mengeluhkan mahalnya harga bahan pangan. “Kami harus mengurangi belanja karena harga naik semua,” kata Ike, seorang pembeli yang ditemui di lokasi.
Sementara itu, para pedagang menyebut musim hujan yang berkepanjangan menyebabkan hasil panen menurun drastis.
“Pasokan dari petani berkurang karena hujan terus, sehingga petani gagal panen. Makanya harga naik, hampir semua komoditas sayuran terdampak,” ujar Dadang, seorang pedagang sayuran.
Baik pedagang maupun pembeli berharap agar kondisi cuaca segera membaik dan distribusi sayuran kembali lancar, agar harga-harga bisa stabil menjelang hari raya.













