DINEWS.ID – Harga Emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bergerak beragam pada perdagangan Jumat (12/9/2025) pagi.
Berdasarkan pantauan di laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp 7.000 menjadi Rp 2,088 juta per gram. Penurunan ini meninggalkan rekor kenaikan tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) yang terjadi pada Kamis (11/9/2025) dengan harga Rp 2,095 juta per gram.
Sebaliknya, harga perak Antam naik Rp 150 per gram menjadi Rp 22.300 dari sebelumnya Rp 22.150 per gram. Kenaikan harga perak juga tercatat pada Kamis (11/9/2025).
Di pasar global, harga emas dunia turun tipis pada perdagangan Kamis (11/9/2025) tetapi masih dekat level ATH. Harga emas spot melemah 0,18% menjadi US$ 3.634 per ons, setelah sempat anjlok 0,6% sebelum rilis data ekonomi. Sebelumnya, harga emas sempat mencapai rekor US$ 3.673,95 per ons pada Selasa (9/9/2025). Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup melemah 0,2% di level US$ 3.673,60 per ons.
Kenaikan harga logam mulia ini dipicu ekspektasi pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), akan menurunkan suku bunga pada pertemuan pekan depan.
Selain emas dan perak, logam mulia lain juga bergerak bervariasi. Platinum turun 0,3% ke US$ 1.382,25 per ons, sedangkan paladium melonjak 1,5% menjadi US$ 1.191,46 per ons.










