DINEWS.ID – Emas masih menjadi komoditas unggulan dalam perdagangan derivatif di Indonesia, khususnya di Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX). Selama enam bulan terakhir, volume transaksi emas tercatat sebagai yang terbesar dibandingkan produk derivatif lainnya.
CEO Indonesia Clearing House (ICH), Megain Widjaja, menyatakan dominasi emas di pasar derivatif domestik masih sangat kuat. Ia mengungkapkan bahwa emas masih menjadi mayoritas dalam aktivitas perdagangan derivatif di ICDX.
“Emas itu masih jadi majority daripada trading-nya kita,” ujar Megain dalam acara HUT ke-16 ICDX di Jakarta, Rabu (9/7/2025).
Megain juga optimistis terhadap pertumbuhan transaksi derivatif emas hingga akhir tahun. Menurutnya, kondisi pasar yang kondusif serta dukungan regulasi yang semakin matang menjadi faktor utama pertumbuhan positif.
“Kita growth itu double digit secara persentase,” katanya, mengacu pada proyeksi pertumbuhan dua digit untuk perdagangan derivatif emas.
Meski emas masih mendominasi, Megain menambahkan bahwa ICDX tengah menyiapkan produk derivatif lainnya guna memperluas pilihan instrumen investasi di pasar.
“Dan kita juga masih ada produk-produk lain, jadi tunggu saja tanggal mainnya,” ujarnya.
Ia berharap rampungnya koordinasi antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dapat memperkuat ekosistem perdagangan derivatif di Indonesia dan menarik lebih banyak partisipasi pelaku pasar dalam negeri. ***










