Daerah  

Dedi Mulyadi Soroti Pesta Terlarang di Puncak Bogor

Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

DINEWS.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti praktik pesta terlarang yang melibatkan kelompok sesama jenis di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor. Aktivitas tersebut dinilainya menyimpang dari norma sosial dan budaya yang berlaku.

Dedi menyebut kawasan Puncak sejatinya merupakan destinasi wisata unggulan dengan lanskap alam yang indah. Namun, ia mengaku prihatin karena dalam perjalanannya, kawasan itu berkembang ke arah yang tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur masyarakat.

“Pariwisatanya mengarah ke hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang kita junjung tinggi,” ujar Dedi saat berkunjung ke Universitas Pakuan, Bogor.

Sebagai upaya penanganan, Dedi berkomitmen melakukan penataan ulang kawasan Puncak secara bertahap. Ia menyebut penataan tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga penguatan nilai moral, sosial, dan budaya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor melaporkan hasil pemeriksaan terhadap peserta pesta yang berlangsung beberapa waktu lalu. Dari 75 orang yang disaring, 30 di antaranya dinyatakan reaktif HIV.

“Dari 75 itu, yang reaktif 30, yang non-reaktif 45,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, Selasa (24/6/2025) sore.

Fusia menjelaskan status reaktif belum berarti positif HIV, sebab masih memerlukan pemeriksaan lanjutan oleh fasilitas kesehatan primer.

Ia juga mengungkap bahwa kurang dari 10 persen peserta pesta merupakan warga Kabupaten Bogor. Mayoritas peserta berasal dari luar daerah.

Untuk langkah lanjutan, Dinkes berencana memperkuat koordinasi dengan dinas kesehatan daerah asal peserta serta Komisi Penanggulangan AIDS untuk melakukan tindakan preventif. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *