DINEWS.ID – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) yang memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) dengan China.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur People’s Bank of China (PBOC) Pan Gongsheng di Shanghai, China, Kamis (11/6).
Menurut Dasco, kerja sama itu menjadi terobosan penting karena memungkinkan transaksi perdagangan antara Indonesia dan China dilakukan menggunakan mata uang lokal, tanpa harus bergantung pada dolar Amerika Serikat (AS).
“Kesepakatan ini membuat transaksi antara Indonesia, China Daratan, dan Hong Kong dapat dilakukan menggunakan rupiah maupun renminbi tanpa harus bergantung pada dolar AS,” ujar Dasco dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6).
Selain BCSA, BI juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) perluasan kerja sama Local Currency Transaction (LCT) yang mencakup Hong Kong bersama Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA), Eddie Yue.
Tak hanya itu, Indonesia dan China juga telah menyepakati implementasi QRIS lintas batas. Dengan sistem tersebut, pelaku usaha kedua negara dapat melakukan transaksi pembayaran secara langsung melalui QRIS.
Dasco menjelaskan, saat ini jaringan QRIS lintas negara tersebut telah terhubung dengan 191 penyedia layanan pembayaran di China dan 24 penyedia layanan di Indonesia.
Ia menilai, kombinasi kerja sama penggunaan mata uang lokal dan QRIS lintas batas akan semakin mempermudah aktivitas ekspor-impor kedua negara sekaligus mengurangi kebutuhan penggunaan dolar AS dalam transaksi perdagangan.
“Ini merupakan upaya yang sangat serius untuk mengurangi kebutuhan dolar Amerika Serikat dalam transaksi dagang. Termasuk dengan digunakannya QRIS lintas negara antara Indonesia dan China,” katanya.
Dasco menambahkan, langkah tersebut menjadi semakin strategis mengingat nilai perdagangan Indonesia dan China pada 2025 mencapai sekitar US$154,5 miliar. Dengan skema baru ini, efisiensi transaksi dan ketahanan ekonomi nasional diharapkan semakin meningkat. (Red)











