Pada tahap awal pengerjaan proyek diakuinya tingkat risiko cukup tinggi. Itu dikarenakan kondisi tanah yang labil dan harus dilakukan bertahap secara hati-hati. Namun masa kritis tersebut sudah berlalu, sebab dinding penahan saat ini sudah terpasang dan mengunci.
“Sejauh ini Alhamdulillah tidak ada kendala, meski cuaca kadang kurang bersahabat dan sempat terjeda libur panjang Idul Fitri. Kami optimis target bisa tercapai, bahkan mudah-mudahan bisa selesai lebih cepat,” pungkasnya.
Proyek 120 hari kerja Tebing Penahanan Tanah (TPT) senilai 1,5 milyar Rupiah dari Belanja Tidak Terduga (BTT), atas Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimulai dari 5 Februari 2024 lalu ini, rencananya ditargetkan rampung 4 Juni 2024 mendatang. Dari informasi yang didapat, progres hingga per-tanggal 7 Mei 2024 ini telah mencapai 82% (persen).
YM
Editor: YB













