Daerah  

Akar Lapuk, Pohon Kelengkeng Setinggi 15 Meter Tumbang di Tanah Sareal

WhatsApp Image 2026 06 22 at 20.52.18
Pohon Kelengkeng Setinggi 15 Meter Tumbang di Tanah Sareal, Senin (22/06).

DINEWS.ID – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Bogor kembali memicu kejadian pohon tumbang. Sebuah pohon kelengkeng setinggi sekitar 15 meter dilaporkan tumbang akibat kondisi akar yang telah lapuk di Jalan A. Yani No. 39, RT 002/RW 002, Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (22/6/2026).

Pohon dengan diameter sekitar 30 sentimeter tersebut roboh dan menutup area halaman depan rumah milik Budyanto. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan material yang signifikan akibat kejadian tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima dari warga melalui media sosial pada pukul 08.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor langsung menuju lokasi pada pukul 08.05 WIB untuk melakukan penanganan.

“Pohon tumbang diduga disebabkan oleh kondisi akar yang sudah lapuk, diperparah oleh cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas segera melakukan assessment dan penanganan di lokasi kejadian,” ujar Dimas.

Proses penanganan melibatkan sembilan personel TRC-PB BPBD Kota Bogor, unsur Kelurahan Tanah Sareal, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), serta pengurus RT dan RW setempat. Evakuasi material pohon dilakukan secara bertahap menggunakan gergaji mesin.

Menurut Dimas, proses pembersihan dan evakuasi material pohon yang menutup akses halaman rumah warga berlangsung selama kurang lebih empat jam.

“Berkat koordinasi dan kerja sama yang baik antara BPBD, pihak kelurahan, Redkar, serta pengurus lingkungan setempat, proses penanganan dapat diselesaikan dengan cepat. Pembersihan material pohon selesai seluruhnya pada pukul 12.15 WIB,” katanya.

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang dan bencana hidrometeorologi lainnya selama kondisi cuaca ekstrem masih berlangsung. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan pohon yang terlihat rapuh atau berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah kembali aman dan kondusif, serta aktivitas warga dapat berlangsung normal seperti biasa. (Yis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *