Daerah  

APAR Diduga Macet saat Masak Sambal, Resto di Cibinong Terbakar

Petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran bangunan gerai kuliner di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Sukahati, Kabupaten Bogor.
Petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran bangunan gerai kuliner di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Sukahati, Kabupaten Bogor. Dok: Istimewa

DINEWS.ID – Api yang muncul saat karyawan memasak sambal berujung kebakaran di sebuah gerai kuliner di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (23 Oktober 2026) dini hari.

Kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.02 WIB itu diduga membesar setelah Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang digunakan untuk penanganan awal tidak berfungsi. Api kemudian merambat melalui exhaust dapur hingga membakar bagian plafon bangunan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, titik api pertama kali muncul ketika karyawan sedang memasak sambal menggunakan wajan.

“Ketika karyawan sedang memasak sambal di wajan, terjadi penyalaan api. Karyawan sempat mengambil APAR untuk tindakan awal, tetapi alat pemadam tersebut tidak bisa digunakan sehingga rambatan api merambat cepat melalui exhaust dapur dan membesar di bagian plafon,” ujar Yudi saat dikonfirmasi, Jumat (23 Oktober 2026).

Tiga Armada Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Laporan kebakaran diterima dari pemilik usaha bernama Firman pada pukul 03.05 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Sektor Damkar Cibinong langsung menginstruksikan Regu 1 yang dipimpin Komandan Regu Prayoga untuk menuju lokasi kejadian.

Sebanyak tiga armada pemadam kebakaran, yakni Merapi 27, Merapi 33, dan Merapi 52, dikerahkan. Petugas menempuh jarak sekitar 2,6 kilometer dan tiba di lokasi pada pukul 03.10 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan lokalisasi untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman yang padat.

Menurut Yudi, respons cepat petugas berhasil membatasi perluasan kebakaran. Upaya tersebut juga mencegah api menjalar ke bangunan di sekitarnya.

“Penanganan cepat oleh regu yang bertugas berhasil membatasi perluasan api dan mencegah kebakaran menjalar ke bangunan lainnya. Api berhasil dipadamkan secara total menggunakan metode pendinginan (cooling system),” jelas Yudi.

Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan dan penyisiran area untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Seluruh penanganan dinyatakan selesai pada pukul 05.30 WIB.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Masih Didata

Damkar Kabupaten Bogor memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Sementara itu, nilai kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan peralatan pemadam api di tempat usaha, terutama area dapur yang menggunakan peralatan memasak dan berpotensi memicu kebakaran.

APAR merupakan salah satu perlengkapan untuk penanganan awal ketika api masih dalam tahap awal. Namun, alat tersebut perlu dipastikan berada dalam kondisi layak pakai dan mudah dijangkau agar dapat digunakan saat keadaan darurat.

Apabila api membesar atau tidak dapat dikendalikan dengan aman, upaya pemadaman mandiri sebaiknya dihentikan dan petugas pemadam kebakaran segera dihubungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *