DINEWS.ID – Tim pencak silat Kota Bogor memasang target tinggi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Sebanyak 21 pesilat terbaik disiapkan untuk memperjuangkan medali emas sekaligus mengharumkan nama daerah di hadapan publik sendiri.
Pertandingan cabang olahraga (cabor) pencak silat resmi dimulai di GOR Pajajaran, Kota Bogor, Rabu, 4 November 2026. Sebagai tuan rumah, kontingen Kota Bogor berharap mampu memaksimalkan kesempatan untuk meraih prestasi terbaik.
Persaingan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Rabu, 4 November hingga Minggu, 8 November 2026. Dalam rentang waktu tersebut, para pesilat akan berjuang pada sejumlah nomor pertandingan yang terbagi dalam kategori tanding dan seni.
Pelatih Tim Pencak Silat Kota Bogor, Solihin, mengatakan seluruh atlet telah menjalani persiapan fisik dan mental. Ia memastikan para pesilat berada dalam kondisi siap menghadapi pertandingan.
“Alhamdulillah kita siap tempur. Hari pertama ini ada yang berlaga di partai pertama kelas B Putri, kita memohon doanya supaya berhasil. Persiapan fisik dan mental sudah 100 persen kita siapkan, tinggal bertanding di lapangan melawan lawan-lawannya,” ujar Solihin di GOR Pajajaran, Rabu, 4 November 2026.
Pernyataan tersebut menunjukkan kesiapan kontingen Kota Bogor dalam menghadapi persaingan Porprov tahun ini. Meski persiapan telah dilakukan, hasil akhir tetap akan ditentukan melalui penampilan atlet saat bertanding di gelanggang.
Andalkan 21 Atlet Putra Daerah
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam komposisi tim pencak silat Kota Bogor adalah seluruh atlet yang diturunkan merupakan putra daerah asli Kota Bogor.
Sebanyak 21 pesilat tersebut akan berlaga dalam dua kategori utama, yakni tanding dan seni. Pada kategori seni, nomor yang dipertandingkan meliputi Tunggal, Ganda, dan Regu atau yang dikenal dengan TGR.
“Kami murni menggunakan atlet putra daerah asli Kota Bogor untuk mewakili daerah di tingkat Jawa Barat ini,” kata Solihin.
Komposisi tersebut menjadi bagian dari upaya Kota Bogor mengandalkan atlet lokal dalam persaingan olahraga tingkat provinsi. Para pesilat diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik setelah menjalani persiapan untuk menghadapi kompetisi.
Kategori tanding akan mempertemukan atlet dalam pertandingan antarpesilat, sedangkan kategori seni menampilkan kemampuan gerak dan teknik pencak silat sesuai nomor yang diikuti.
Lima Hari Pertandingan di GOR Pajajaran
Selama penyelenggaraan, pertandingan pencak silat dijadwalkan berlangsung setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Dalam satu hari, gelanggang dapat menggelar hingga 15 partai pertandingan.
Sementara itu, untuk kategori seni, penilaian dilakukan oleh 10 orang juri. Solihin menjelaskan bahwa penilaian tersebut berlangsung tanpa diiringi musik.
Dengan jadwal pertandingan yang berlangsung selama lima hari, para atlet dituntut menjaga kesiapan dan konsistensi penampilan. Setiap partai menjadi kesempatan bagi kontingen untuk memperjuangkan hasil terbaik.
Dukungan masyarakat Kota Bogor juga diharapkan dapat memberikan semangat bagi para pesilat yang bertanding. Terlebih, mereka membawa nama daerah sendiri dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Bidik Emas, Ingin Lampaui Target
Menghadapi persaingan Porprov XV Jawa Barat 2026, tim pencak silat Kota Bogor tidak sekadar ingin berpartisipasi. Kontingen memasang target meraih medali emas dan berharap pencapaiannya bisa melampaui target yang telah ditetapkan.
Solihin menyampaikan harapan agar perjuangan 21 atlet tersebut berbuah kemenangan dan turut mendukung keberhasilan penyelenggaraan Porprov di Kota Bogor.
“Harapannya kita mendapat kemenangan emas yang kita targetkan dan bahkan melebihi. Sukses prestasi, sukses penyelenggaraan,” pungkasnya.
Target tersebut menjadi tantangan bagi seluruh pesilat untuk menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan berlangsung. Dengan persiapan fisik dan mental yang telah dilakukan, Kota Bogor berharap para atlet mampu memberikan hasil membanggakan di hadapan masyarakat sendiri.
Kini, perjuangan 21 pesilat Kota Bogor berlangsung di GOR Pajajaran. Lima hari pertandingan menjadi kesempatan bagi kontingen tuan rumah untuk membuktikan kesiapan sekaligus mengejar target medali emas Porprov XV Jawa Barat 2026.













